Menu

Viewing all items for tag sewagaunjogja

Pria Ini Dibayar Rp 1.9 M Untuk Jadi Supermodel Cantik

model1

Vemale.com – Anda pasti tidak  menyangka bahwa model cantik ini adalah pria.

Seperti dilansir dari mirror.co.uk, iklan mobil Toyota terbaru menggunakan model androgini (lelaki yang menjadi perempuan).

Lelaki cantik ini mendapatkan lebih dari 100.000 poundsterling atau sekitar Rp 1.9 M untuk menjadi supermodel wanita dalam iklan merek branded besar seperti Ray-Ban, L ‘Oreal dan Diesel.

Model berambut pirang ‘cantik’ bernama Stav Strashko, (21), mengatakan, jika banyak lelaki yang keliru mengiranya sebagai seorang wanita dan mengajaknya mengobrol.

 

 

model2

 

 

Ia memang terlihat sangat cantik dengan struktur tulang pipi yang elegan dan mengagumkan, membuatnya sempurna seperti seorang model. Saat ini dirinya sangat terkenal di catwalk.

Stav, yang tinggal di Milan, Italia, dengan pacarnya, ditemukan oleh seorang pencari bakat saat berbelanja di sebuah pusat perbelanjaan.

Dia menandatangani kontrak dengan agen model dan melakukan syuting pertamanya untuk sebuah majalah fashion.

 

Stav mengatakan jika agen model menggunakannya sebagai model pakaian unisex.

Untuk mengubah dirinya sendiri, Stav melakukan epilates pada wajah dan tubuhnya untuk menghilangkan semua rambut dan menggunakan celana ketat.

Untuk kampanye Toyota, dia berpose menggunakan bikini merah dan stiletto.

 

model4

 

Banyak komentar negatif dan bisik-bisik tidak menyenangkan yang diterima Stav. Namun kalau dilihat-lihat, dia memang cantik banget, pada pria saja banyak yang terkecoh dengan kecantikannya

Facebooktwittermail

MAU TAHU:Kenapa Nasi Padang Isinya Lebih Banyak Kalau Dibungkus ?

nasi padang

 

Sudah banyak pertanyaan dan jawaban tentang kenapa kalau kita beli nasi padang dengan dibungkus isinya jauh lebih banyak daripada kalau kita makan ditempat?

Jawaban paling populer adalah karena dengan dibungkus, si penjual tidak perlu repot mencuci piring dan mengurangi biaya sabun cuci.


Jawaban yang logis, tapi cenderung dipaksakan. Dibandingkan dengan biaya sabun, kalau dihitung-hitung, biaya nasi lebih jauh lebih besar. Ini tentu bertentangan dengan apa yang diketahui oleh masyrakat umum kalo orang padang itu perhitungan (baca: pelit) . Jawaban seperti diatas tidak lebih jawaban ngeles dari si penjual karena mereka ngga tau sejarah asal muasal dari pertanyaan di atas.  Oh iya, anda tidak salah baca. Ada sejarah dibalik kenapa kalau beli nasi padang isinya lebih banyak daripada makan ditempat, dan sejarah ini berawal sejak jaman penjajahan Belanda.

Baiklah, mari kita mulai saja pembahasannya:

Di Sumatera Barat dan sekitarnya (termasuk Pekanbaru), rumah makan disana tidaklah disebut dengan Rumah Makan Padang, melainkan RM Ampera. Jamak ditemui rumah makan disana diawali oleh kata Ampera kemudian barulah disusul dengan nama RM itu sendiri. Misal, RM Ampera Beringin, RM Ampera Siti Nurbaya, dll. Ampera sendiri adalah kepanjangan dari amanat penderitaan rakyat. Diakhir pembahasan ini akan ditemukan asal muasal kenapa mereka menggunakan nama Ampera disini. Memang ada jenis yang lain yaitu RM Kapau, tp kita lewati saja dulu, mungkin nanti akan gw bahas tersendiri.

Kembali ke RM Padang tadi. Di masa penjajahan dulu, RM Padang termasuk RM yg ekslusif, hanya kaum penjajah dan para saudagar kaya saja yang bisa menikmati lezatnya rendang, gulai tunjang, kepala ikan kakap, dendeng, dan kawan-kawan. Bahkan, saudagar kaya yang dimaksud disini adalah saudagar etnis cina (No Sara, red) bukan yang pribumi. Kenapa bisa demikian? Yah, dimasa penjajahan, daging dan beras termasuk komoditi mahal yg rakyat tidak selalu dapat membeli. Oleh karena itulah, harga makanan padang menjadi mahal dan seperti yg udah gw sebut diatas, hanya para penjajah dan saudagar kaya yg bisa menikmatinya.


Dan disinilah sejarah itu dimulai, kenapa kalau beli nasi padang, isinya lebih bayak dibungkus daripada makan ditempat. Para pengusaha RM Padang (pastinya orang minang asli) sadar bahwa saudara-saudaranya juga layak untuk menikmati makanan enak, terlebih lagi makanan khas daerah mereka sendiri. Lebih jauh lagi, mereka para pengusaha ini juga sadar, banyak dari saudara mereka bekerja sebagai buruh kasar untuk para penjajah dan saudagar kaya yang makan di RM mereka, dan saudara mereka ini membutuhkan tenaga dan gizi yg cukup untuk tetap selalu sehat dan bekerja menafkahi keluarga mereka masing-masing.

Entah siapa yang memulai, di suatu waktu, para pengusaha RM ini memberlakukan peraturan baru. Jumlah nasi yang dibeli dengan dibungkus isinya akan jauh lebih banyak daripada makan ditempat. Biaya makan ditempat dibebankan kepada para penjajah dan para saudagar kaya dan biaya makan dibungkus untuk para buruh dan para pribumi lain. Inilah yang dijaman modern disebut subsidi silang. Kebijakan ini oleh para pengusaha disebut dengan Ampera alias Amanat Penderitaan Rakyat. Inilah asalnya kenapa RM Padang di Sumatera Barat sana disebut dengan RM Ampera. Spirit Ampera ini seperti yang kita lihat, masih terbawa sampai detik ini bahkan sudah menyebar diseluruh Indonesia. Tentu saja, nyaris tidak ada tempat di Indonesia ini dimana daerahnya tidak ada RM Padang.  Semua pelosok ada. Semoga spirit Ampera ini terus ada sampai akhir jaman.

Nah, itulah alasan kenapa Jumlah nasi yang dibeli dengan dibungkus isinya akan jauh lebih banyak daripada makan ditempat. Darimana gw tau? Ini adalah penuturan dari salah satu pengusaha RM Padang yang kebetulan tetangga gw di Padang sana. Ada yg tau RM Beringin di kawasan Tabing kota Padang? Tentu, postingan ini bukan official, jadi masih bisa diperdebatkan kebenarannya. Tapi terlepas dari apakah ini hoax atau real, semoga kita bisa mengambil hikmahnya.

sumber: owunik.blogspot.com
Facebooktwittermail