Menu

SEBUAH PERNIKAHAN SERBA PUTIH DAN PENUH BUNGA DI NUSA DUA, BALI

  • Sebuah Pernikahan Serba Putih Dan Penuh Bunga Di Nusa Dua, Bali - 001
  • Sebuah Pernikahan Serba Putih Dan Penuh Bunga Di Nusa Dua, Bali - 002
  • Sebuah Pernikahan Serba Putih Dan Penuh Bunga Di Nusa Dua, Bali - 003
  • Sebuah Pernikahan Serba Putih Dan Penuh Bunga Di Nusa Dua, Bali - 004
  • Sebuah Pernikahan Serba Putih Dan Penuh Bunga Di Nusa Dua, Bali - 005
  • Sebuah Pernikahan Serba Putih Dan Penuh Bunga Di Nusa Dua, Bali - 006
  • Sebuah Pernikahan Serba Putih Dan Penuh Bunga Di Nusa Dua, Bali - 007
  • Sebuah Pernikahan Serba Putih Dan Penuh Bunga Di Nusa Dua, Bali - 008
  • Sebuah Pernikahan Serba Putih Dan Penuh Bunga Di Nusa Dua, Bali - 009
  • Sebuah Pernikahan Serba Putih Dan Penuh Bunga Di Nusa Dua, Bali - 010
  • Sebuah Pernikahan Serba Putih Dan Penuh Bunga Di Nusa Dua, Bali - 011
  • Sebuah Pernikahan Serba Putih Dan Penuh Bunga Di Nusa Dua, Bali - 012
  • Sebuah Pernikahan Serba Putih Dan Penuh Bunga Di Nusa Dua, Bali - 013
  • Sebuah Pernikahan Serba Putih Dan Penuh Bunga Di Nusa Dua, Bali - 014
  • Sebuah Pernikahan Serba Putih Dan Penuh Bunga Di Nusa Dua, Bali - 015
  • Sebuah Pernikahan Serba Putih Dan Penuh Bunga Di Nusa Dua, Bali - 016
  • Sebuah Pernikahan Serba Putih Dan Penuh Bunga Di Nusa Dua, Bali - 017
  • Sebuah Pernikahan Serba Putih Dan Penuh Bunga Di Nusa Dua, Bali - 018
  • Sebuah Pernikahan Serba Putih Dan Penuh Bunga Di Nusa Dua, Bali - 019
  • Sebuah Pernikahan Serba Putih Dan Penuh Bunga Di Nusa Dua, Bali - 020
  • Sebuah Pernikahan Serba Putih Dan Penuh Bunga Di Nusa Dua, Bali - 021
  • Sebuah Pernikahan Serba Putih Dan Penuh Bunga Di Nusa Dua, Bali - 022

Perjalanan cinta Hillary dan Will bermula dari pertemuan mereka di bangku kuliah. Meskipun pada kenyataannya, kedua orang tua mereka berteman dekat sejak dulu dan Hillary bahkan berteman dekat dengan adik Will di masa kecilnya. Hanya saja ketika itu Will tidak pernah bertemu dengan Hillary hingga akhirnya di tahun 2010, mereka dipertemukan saat menjajaki pendidikan sarjana di Sydney.

“Setelah enam tahun berpacaran, rasanya sudah tidak ada lagi perasaan emosional. Saya bahkan menunjukkan kepadanya cincin pertunangan yang saya sukai!” ungkap Hillary. Sehingga, momentum lamaran yang telah dinantikan akhirnya tiba saat keduanya berlibur ke San Fransisco di bulan Desember. “Kami berada di bandara dan ia langsung memberikan cincin tersebut agar aman selama perjalanan, Bagi saya, tidak masalah di mana dan bagaimana lamaran tersebut terjadi, karena bagian terpenting adalah ketika saya mengucapkan ‘ya’,” ia mengenang.

Pasangan ini kemudian merencanakan pernikahan mereka selama 18 bulan dan sepanjang waktu tersebut, kerap kali Hillary merasa ingin membuat pernikahan yang sempurna. Namun, seiring berjalannya waktu, pemikirannya berubah. “Kita harus belajar mencintai ketidaksempurnaan tersebut. Saya hanya bisa bersyukur kepada Tuhan karena dikaruniai sebuah pernikahan yang tak terlupakan ini, meskipun dengan hambatan kecil di beberapa aspek,” ujarnya. Seperti yang dideskripsikan oleh sang pengantin wanita, cuaca hari itu sempurna, dekorasi begitu menawan, dan gaun pengantin strapless yang ia kenakan juga sangat memikat. Sekitar tiga ratus keluarga dan teman terdekat mereka menghadiri perayaan tersebut. Hillary juga menekankan momentum terpenting pada hari istimewa tersebut, yakni ketika ia dipersatukan dengan seorang sahabat, rekan kerja, yang kini juga adalah suaminya.

 

 

Source:https://www.bridestory.com/id/blog/sebuah-pernikahan-serba-putih-dan-penuh-bunga-di-nusa-dua-bali

Facebooktwittermail

About gaunjogja

No comments

Leave a comment

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>