Menu

All items for May 2016

Daripada Cuma Ada di Undangan, Inisialmu dan Dia Bisa Jadi Dekorasi di Nikahan yang Menawan!

Di setiap undangan pernikahan, akan selalu ada dua buah huruf kapital yang dipisahkan oleh simbol & atau hati. Benar, itu adalah inisial kedua calon mempelai yang akan punya acara nantinya. Inisial namamu dan dia akan tercetak dan terukir dengan desain terapiknya dong pasti.

Tapi, daripada sekadar ada di undangan, kenapa kamu tidak menyiapkan dekorasi berbentuk huruf inisialmu dan pasangan untuk dipasang di venue? Memang terlihat biasa saja, tapi dekorasi sederhana ini bisa jadi trademark ketika resepsi acaramu digelar. Jika bisa dirangkap sebagai spot selfie pun, malah jadi makin menarik kan?

1. Nggak hanya jarum yang bisa masuk jerami, inisial huruf putih kalian bisa nangkring di sana. Beda dan punya keunikan tersendiri

2. Bikin meja cantik bisa didapat dengan succulent. Masukkan dengan rapi dalam kertas yang sudah berbentuk huruf. Uh, lucunya!

3. Jangan segan buat inisial berbalut bunga-bunga. Membentuknya pun nggak susah, asal sudah ada polanya, semua tak mustahil

4. Cari huruf berbahan kayu kini nggak sulit. Putih dan tertata sempurna di ruangan, terasa istimewa tanpa ribet

5. Tatanan sederhana pun bisa didapat dengan pigura. Gantung dua huruf, dipasang dimana pun layak dicoba

6. Sesederhana balon inisial besar, acaramu tak kalah berkesan. Pelan-pelan, jangan sampe meletus~

7. Sekadar menggantungkan di dekat tempat menyantap kudapan, kesakralan acaramu tak akan berkurang

8. Balok besar dengan lampu-lampu di dalamnya bikin suasana makin temaram. Pas untuk acara yang digelar saat malam

9. Manfaatkan saja tangga tak terpakai buat menjajar huruf LOVE. Disandingkan dengan bunga-bunga cantik nggak bikin mata khilaf

10. Tak ada yang melarang jika ingin memesan huruf raksasa berlampu ini. Memasangnya di depan venue, makin apik!

11. Meronce bunga-bunga berkelopak cerah menjadi sebuah huruf S dan J, layak banget untuk kamu coba! Jadi lebih berkesan

12. Rangkaian bunga inisial pun bisa dalam ukuran besar. Dibawa oleh para bridesmaid dan bestman-mu, bisa dikenang sempurna oleh tamu undanganmu

13. Pun tak hanya dipegang, untuk dipasang jendela sebagai hiasan bisa dijadikan alternatif. Ruangan makin atraktif!

14. Tak ada barang bekas yang sia-sia. Triplek dan kayu tak terpakai pun bisa menjadi dekorasi yang sempurna epic-nya

15. Dekorasi paling sederhana adalah mengukir inisial di papan. Memajangnya di depan sambil menyambut tamu yang datang, nggak ngecewain

Daripada sekadar terukir di kertas, tak ada salahnya mengabadikan inisial namamu dan pasangan dengan cara yang berbeda. Jadikan dekorasi saja. Bunga-bunga atau kayu, ditambah lagi bohlam uh makin sempurna suasananya. Tenang, kesakralan di acaramu tak akan berkurang, malah makin berkesan dan istimewa. Dekorasi sederhana mana nih yang kamu suka?

 

Source : http://www.hipwee.com/wedding/daripada-cuma-ada-di-undangan-inisialmu-dan-dia-bisa-jadi-dekorasi-di-nikahan-yang-menawan/

Facebooktwittermail

Calon Mempelai yang Berbahagia, 17 Inspirasi Kebaya dan Beskap Ini Bisa Kamu Contek

Baju pengantin adalah sebuah hal esensial yang menjadi prioritas utama saat kamu akan menggelar pernikahan. Kadang, kamu butuh lebih dari satu pasang untuk dipakai di beberapa rangkaian acaranya. Untuk kamu dan pasangan yang akan mengusung pernikahan adat Jawa, beskap yang berpasangan dengan kebaya pasti dipilih.

Ketika kamu punya angan konsep Jawa ini, Hipwee Wedding sudah merangkum beberapa referensi kebaya cantik dan beskap yang bikin mempelai pria makin gagah. Dari warna yang yang cerah hingga gelap, semoga inspirasi ini bisa kamu contek untuk baju nikahanmu kelak! Pun bisa membuat hari H-mu kelak makin membahagiakan!

1. Tak heran jika putih jadi pilihan paling favorit karena simbol kesakralannya. Ditambah atribut roncean melati, blangkon, dan sanggul bikin makin terasa!

2. Sembari membawa buku nikah, rasa senang kedua mempelai pun tak bisa ditutupi dengan baju pengantin Jawa putih ini

3. Kebanyakan kebaya dan beskap putih dikenakan saat ijab kabul. Blangkon disimpan dulu, diganti dengan peci putih–yang bikin doa-doanya terkabul

Oh, jadi ini salah satu faktor yang bikin proses ijab kabul di depan penghulu lancar~ Hehehehe

4. Kebaya dan beskap putih memang menenangkan. Dikenakan saat akad, tetap nyaman sambil menghapal kalimat untuk ijabnya

5. Akhirnya sah! Untuk mengabadikan sebagai dokumentasi, serangkaian beskap walau tanpa keris pun serasi dengan mahkota menawan yang dipakai mempelai wanitanya

6. Putih lengkap dengan aksesoris blangkon dipadukan dengan hijab paes. Makin membahagiakan rasanya ketika duduk di pelaminan

7. Penampilan elegan memang tak akan jauh-jauh dari warna hitam. Kesakralan adat Jawa sempurna terasanya

8. Kecantikan dan ketampanan orang Jawa jadi terpancar. Senyum sumringah seharian tetap lebar!

9. Dari jauh kelihatan seperti hitam, tapi kain velvet ungu ini nggak akan gagal bikin hari spesialmu tetap bahagia. Duduk di pelaminan tetap senang~

10. Tema kebaya dan beskap biru dongker bisa kamu usung sebagai seragam. Yang terpenting, jangan sampai lupa aksesoris wajibnya untuk dipakai

11. Konsep baju pernikahan warna emas layak dicoba untuk penampilan elegan nan sederhana. Bikin ga terasa berdiri lama di pelaminan

12. Sudah coba nuansa kebaya dan beskap coklat? Percayalah, memilih warna ini tak akan gagal buatmu dan pasangan jadi yang tercantik dan tertampan

13. Creme bisa jadi pilihan sebagai warna utama baju pernikahanmu nantinya. Ga bikin kamu keliatan lebih gelap kulitnya~

14. Mempelai pria jangan segan buat pakai beskap warna pink kalem. Coba pilih konsep ini, biar nggak gitu-gitu aja~

15. Atau memadukan beskap coklat dan kebaya merah muda? Sudah, jangan ragu atau malah menunda. Serasi kok!

Banyak warna atau konsep yang bisa diusung kok ketika kamu memilih adat dan ritual Jawa atau Sunda di pernikahanmu. Dari warna putih, hitam, hingga warna cerah lainnya, tak ada yang tidak layak untuk dicoba! Hayo, sudah berangan mau memakai kebaya dan beskap yang mana nih? Jangan lupa untuk merundingkannya dengan pasangan yak!

 

Source : http://www.hipwee.com/wedding/calon-mempelai-yang-berbahagia-17-inspirasi-kebaya-dan-beskap-ini-bisa-kamu-contek/

Facebooktwittermail

Sebagai Wanita, Ngaku Sajalah Kamu Sebenernya Pengen Konsep Pernikahan Seperti Ini

“Sibuk amat, lagi ngapain sih Ndin?”

“Lagi bikin desain undangan ini lho,”

“Undangan nikahan?”

“Yuhuuu, pengennya handmade gitu.”

“Nikahan siapa emang?”

“Nikahan akulah, siapa lagi.”

“Kapan emang? Sama siapa?”

“Ya belum tahu, yang penting sudah tahu pengennya punya konsep nikahan kaya gimana.”

(((pura-pura mati)))

Berbincang perihal pernikahan, memang ada beda antara lelaki dan perempuan. Jika lelaki lebih berkesan cuek terhadap ceremonial satu ini, dan nampak tak punya bayangan detail bagaimana pernikahannya kelak akan digelar. Perempuan justru sebaliknya. Walau belum tahu kapan serta siapakah kelak yang mendampingi di pelaminan, mereka sudah punya bayangan mengenai pesta pernikahan. Ya, begitulah~

Percayalah, pernikahan bagi beberapa perempuan memang menjadi the biggest dream. Mimpi terbesar di hidupnya. Jadi tak heran, jika kami, kamu, kita para perempuan punya pernikahan idaman masing-masing. Walau berkesan itu sebatas khayalan, namun sesulit apapun kami akan berusaha mewujudkan hingga tetes darah penghabisan. Memang, kami tak menampik bahwa pasti ada pertentangan dan perdebatan, antara kami dan pasangan. Lebih-lebih konsep yang tak sejalan antara kami dan pihak keluarga. Tapi apapun itu, disini Hipwee sudah merangkum beberapa list pernikahan impian para perempuan. Kalau kamu seperti apa? Bisa tinggalkan komentar di kolom bawah ya…

1. Pernikahan yang ada pementasan teater kisah cinta kami di dalamnya. Rasa-rasanya ini bakal lebih menyenangkan, dibanding mengukir runtutan proses perkenalan di gelas souvenir saja

Sudah jamak dikenal, souvenir berupa gelas atau mungkin barang-barang lainnya yang di dalamnya ditulis juga runtutan tanggal-tanggal bersejarah bagi pasangan. Mulai tanggal kenal, mulai pacaran, lamaran, hingga akad nikah dilangsungkan. Jujur, kami ingin pernikahan nantinya meninggalkan kesan lebih mendalam bagi para undangan, lebih-lebih bagi kami sendiri dan kamu yang sudah ditentukan Tuhan.

Jika biasanya acara resepsi sebatas saling jabat tangan dan lantas menikmati jamuan, kami ingin di pernikahan yang sekali seumur hidup itu juga ada pementasan atau serupa pagelaran. Berupa teater yang bercerita mengenai proses bersatunya dua anak manusia, yaitu kita. Entah kami dan kamu terlibat sebagai pemeran atau tidak di dalamnya, setidaknya dengan pementasan teater itu pernikahan kita jadi berbeda, lebih-lebih jadi luar biasa.

2. Jika biasanya orkes dangdutan yang jadi andalan, boleh kan kalau kami bermimpi menggantinya dengan orkestra sebagai sajian? Memang butuh biaya yang cukup besar, tapi kami sedang berusaha pula untuk dapat membayar

Tak salah kan kami punya mimpi seperti ini? Mengganti orkes dangdut dengan sesuatu yang lebih elegan. Bukan, bukan kami sedang meremehkan, dangdut tetap musik asli Indonesia dan banyak orang suka. Bukan kami tak suka pula, kami hanya ingin suguhan yang berbeda untuk mereka semua. Dengan adanya orkestra, kami ingin pernikahan ini lebih dari sekadar sederhana, ada rasa glamor namun tetap elegan di dalamnya.

Melangsungkan resepsi pernikahan pada malam hari nan syahdu di sebuah gedung kota tempat bertemunya kita, dengan musik klasik yang membuat semua orang turut larut di dalamnya. Hingga akhirnya satu persatu pasangan bergandengan dan berdansa dengan khidmatnya. Memang, mahal, tapi tak ada salahnya kan dengan mengkhayal?

3. Kerjasama dengan pengamen jalanan rasanya bakal lebih menghemat biaya, yang ini tak terlalu sulit untuk direalisasikan kan ya?

Udah iyain aja. Daripada kami ingin mengundang artis yang jelas memakan biaya, kami punya mimpi realistis untuk memberdayakan mereka. Sudah menekan biaya, nambah pahala pula. Adududuh, betapa mulianya yaaa…. Gimana nggak dapat pahala, kami kan berusaha ‘mengorbitkan’ mereka, memberi pekerjaan, biar nggak bosan tampil di jalanan saja.

Apalagi buat kami yang sudah lama menetap di Jogja, dan akrab dengan pengamen jalanan macam ini. Mereka toh sudah punya seragam sendiri, kami akan memilih yang suaranya tak sumbang di telinga dan pilihan lagunya sesuai dengan konsep pernikahan kita nantinya. Yang tentunya para undangan tak menyangka jika dalam sebuah pernikahan, kami melibatkan mereka. Kamu setuju nggak dengan yang ini?

4. Pesta kostum saat pernikahan sepertinya juga tak kalah menarik. Mulai dari tema superhero, anak sekolahan, hingga princess misalnya

Hal apa sih yang paling abadi di dunia ini selain kenangan itu sendiri? Kenangan paling nyata yang mampu membuka ruang nostalgia ialah gambar yang tercetak pada sebuah lembar foto. Ya, karena itulah, tak salah juga kan ketika kami menginginkan sebuah atau beberapa foto yang nantinya berbicara pada masa-masa yang akan datang. Melalui foto, kami ingin bisa mengenang sebuah momen secara sempurna, kami ingin tertawa dan menangis hari saat mengingat semuanya.

Jika bajunya biasa saja seperti pernikahan-pernikahan kawan lainya, lantas apanya yang luar biasa? Maklumi saja, namanya juga perempuan. Kebetulan memakai baju sama dengan teman kantor saja pasti besoknya tak akan dikenakan lagi. Begitulah kami. Menginginkan pesta kostum nampaknya bukan hal mustahil pula. Jika orangtua tak merestui, bolehkah kami menggelar “pesta” untuk kawan-kawan kami dan pasangan saja?

5. Diarak keliling kampung dengan kendaraan tradisional seolah tak mandeg sebagai mimpi belaka. Bukankah ini bukan hal sulit untuk diwujudkan menjadi nyata?

Ingat pernikahan Gibran Rakabuming anak presiden Jokowi? Siapa nggak mau, nikah dengan andong/dokar atau becak atau apapun kendaraan tradisional di kota tempat asal kami? Setelah akad dilangsungkan, setelah “sah” kita dapatkan, kami ingin diarak dengan kendaraan-kendaraan itu. Keliling kampung, layaknya raja dan ratu sehari di atas sana.

Kendaraan tradisional yang tak menyebabkan polusi udara dan suara, sudah pasti unik dan menarik bukan? Intinya, balik seperti poin awal, kami ingin setidaknya pada momen ini, kami dan kamu sebagai pasangan jadi terkesan. Dan ketika ada guncangan dalam rumah tangga nantinya (jangan sih jangan), kamu bisa kembali momen ini untuk mengenang betapa indahnya pernikahan kita, bagaimana kita dipersatukan oleh-Nya.

6. Demi penghematan, atau katakanlah pengalihan ke anggaran lainnya. Bisakah kamu mengabulkan permintaan kami untuk mengundang pedagang kaki lima di pernikahan ini?

Kata mereka yang sudah menikah, anggaran terbesar terletak pada catering dan sewa gedung. Karena ingin lebih hemat dan sebenarnya kami ingin membengkakkan anggaran lainnya sih, hihiii…, kami ingin memangkas budget catering dengan memanggil abang-abang gerobag jajanan langganan. Karena selama ini mereka berjasa memenuhi kebutuhan perut kami, tak salah kan jika kami ingin mengundangnya?

Gerobak angkringan langganan misalnya, atau tukang es krim kesukaan, tukang bakso yang sering mangkal didepan rumah, dan sebagainya. Selain hemat, sepertinya para undangan pun akan terkesan dengan ide seperti ini. Apalagi jika pesanan mereka baru dibuat kala mereka memesan, konsep pesta rakyatnya akan terasa kental. Kami pun bisa bernegosiasi harga dengan mereka untuk mengisi stand makanan di pesta. Pasti bakal lebih merakyat dan hommy.

7. Terakhir, walau pada akhirnya pesta pernikahan dilaksanakan di rumah saja, bolehkah kalian membiarkan kami berkreasi dengan tenda agar menimbulkan kesan berbeda?

Sepertinya tenda biru bukan lagi jamannya. Bebaskan kami memilih warna tenda dan lighting sesuai kesukaan, lagi-lagi supaya kami merasa dihargai dan bisa mewujudkan impian. Pesta malam hari seringkali dinilai lebih boros, lantaran biaya akan membengkak pada lightingnya. Jika dari anggaran total, kami memangkas pada anggaran seperti undangan, souvenir, gedung, atau bahkan catering, bukan tak mungkin kemudian kami menyubstitusi pada anggaran lighting kan?

Siapa yang tak menginginkan pesta di kala senja. Duduk sambil tertawa bahagia bersama keluarga dan sahabat terdekat di dalam tenda. Ditemani temaramnya lampu atau lampion di dalam tenda di bawah jingga senja. Kebahagiaan mana yang sanggup kami dustakan?

Kamu punya mimpi yang lain? Jangan takut, pelan-pelan direalisasikan, sama-sama dikompromikan

 

Source : http://www.hipwee.com/wedding/sebagai-wanita-ngaku-sajalah-kamu-sebenernya-pengen-konsep-pernikahan-seperti-ini/

Facebooktwittermail

7 Panduan Memilih Bridesmaid yang Siap Mendampingi Suka Duka di Pernikahanmu

Momen ‘I do’ ketika dilamar sama si dia tentu saja jadi momen indah yang tiap kali diingat-ingat bikin senyum manis. Bahagia sampai ubun-ubun! Kemudian datanglah masa-masa mempersiapkan hajatan nikahan. Semua cerita orang-orang tentang ribetnya masa-masa ini akhirnya akan kamu lalui juga. Ternyata mempersiapkan hajatan sakral ini nggak semudah kelihatannya. Banyak sekali pritilan yang mesti diurus dengan telaten, dan nggak jarang bikin kamu pusing tujuh keliling.

Kamu nggak mungkin mempersiapkan semuanya sendiri. Tentu saja ini saatnya memanggil orang-orang terdekatmu yang kamu percaya untuk jadi pengiring pengantin atau bridesmaid. Karena untuk jadi bridesmaid ini butuh komitmen tinggi, kamu nggak bisa dong salah pilih orang untuk posisi ini. Gimana sih caranya memilih bridesmaid? Nggak jarang calon pengantin jadi dilema lama banget ketika memilih pendampingnya.

Kali ini Hipwee akan share beberapa hal-hal yang bisa jadi panduan kamu ketika memilih calon pengiring pengantin perempuan yang tepat. Biar persiapan nikah makin afdol dan lancar, yuk baca dulu..

1. Nggak semua teman harus jadi bridesmaid. Hanya mereka yang paling, paling, paling dekat

Mereka nanti akan bertugas untuk menjadi pendamping pengantin perempuan dalam rangkaian acara pernikahannya. Tentu saja mereka yang kamu mau untuk berada di sisimu dalam hari bersejarah itu adalah mereka yang benar-benar sudah jadi bagian dari hidupmu.
Walaupun kamu punya banyak teman, nggak perlu merasa bersalah untuk menyeleksi orang-orang tertentu untuk jadibridesmaid kamu.

Pilihlah mereka yang sudah terbukti selalu ada dalam segala masa suka dan duka hidupmu. Mereka ini adalah saksi perjalananmu, sekaligus supporter paling tangguh yang kamu butuhkan untuk petualangan yang akan datang.

2. Selain teman, bridesmaids juga bisa berasal dari lingkar keluarga

Kakak, adik, audara, sepupu, atau kerabat dekat yang siap sedia mendampingi proses persiapan hari bahagiamu juga merupakan kandidat ideal untuk jadi bridesmaid.

Nggak jarang persiapan terhambat karena hal-hal internal antar keluarga. Nah, bersama bridesmaids-mu ini, segala hal yang sifatnya berkaitan dengan keluarga dapat diatasi dengan mulus. Karena mereka sudah paling mengerti kondisi dan karakter keluargamu saat ini.

3. Bridesmaids nggak mengenal usia. Tua dan muda bisa jadi pendamping yang sempurna

Kalau di dalam kebudayaan barat, ada jenjang pengiring pengantin dilihat dari kedewasaannya. Chief of bridesmaid adalah pengiring yang diberi tugas jadi ketua, dan belum menikah. Jika sudah menikah disebut matron of honor. Sementara gadis muda yang belum masuk usia nikah disebut junior bridesmaid.

Tuh kan, bridesmaid nggak melulu harus mereka yang seusia. Bahkan, jika kamu ingin memberikan kehormatan jadi pengiring kepada nenekmu yang masih semangat pun, tentu tidak masalah!

4. Para bridesmaids juga nggak mesti kenal satu sama lainnya. Pernikahanmu justru bisa mendekatkan mereka semua

Lingkar pertemanan yang luas membuat para orang-orang terbaikmu belum tentu datang dari lingkungan yang sama. Mungkin mereka sudah sering mendengar nama satu sama lain dari cerita-ceritamu, tapi belum pernah bertemu.
Beberapa bulan persiapan pernikahanmu bisa jadi masa yang tepat untuk memperkenalkan mereka lho.

5. Tapi kalau ada teman-teman yang hubungan antar mereka sedang tidak baik, lebih baik tidak disatukan jadi bridesmaid

Nggak semua orang cocok dengan satu sama lainnya. Mungkin saja pernah ada insiden di masa lalu yang membuat hubungan mereka jadi buruk. Begitu bertemu, suasana jadi canggung dan nggak enak gitu deh.

Daripada mengacaukan pernikahanmu, sebaiknya tipe-tipe orang yang tidak cocok seperti ini nggak perlu dijadikan satu dalam tim bridesmaid-mu. Ya mungkin saja karena menghormatimu, mereka bisa meredam suasana. Tapi ingat lagi, persiapan pernikahan akan banyak menyita energi apalagi emosi. Sampai masalah internal di antara mereka selesai, lebih baik nggak ambil resiko dulu deh ya.

6 . Ini yang paling penting, siap turun tangan melaksanakan tugas sebagaibridesmaids

Tugas bridesmaids ini benar-benar akan melelahkan, lho. Mulai dari bantuin sebar undangan, jembatanin komunikasi antara vendor dan pengantin, mengingatkan to-do-list yang tertunda, sampai harus siap siaga di hari H untuk menyemangati calon pengantin dan memudahkan hidupnya di hari itu.

Kamu harus yakin bahwa orang-orang yang kamu pilih mengerti bahwa kamu membutuhkan mereka untuk melakukan semua ini bersamamu. Lebih baik sampaikan dulu pahit-pahit dan hal-hal tidak enak yang akan mereka lakukan untukmu, dan lihat apakah mereka tetap bersedia mendampingimu dengan segala tugas-tugas sebagai bridesmaid.

7. Mereka rela repot berbulan-bulan ke depan demi kamu. Buatlah mereka merasa spesial, karena mereka memang spesial!

Kedekatanmu dengan mereka yang akan kamu pilih menjadi pendampingmu di hari akbar nanti memang sudah jadi hal spesial dalam hubungan kalian. Sedikit usaha untuk membuat momen ini lebih berarti pastinya akan membuat hati mereka senang. Cobalah meminta mereka jadi pendampingmu dengan cara yang tidak biasa.

Alih-alih sekadar menelepon, mengobrol, atau to the point, kamu bisa siapkan kejutan ala-ala melamar bridesmaids kamu. Bisa dengan undangan unik atau cara-cara yang menyenangkan agar mereka merasa berarti. Dijamin deh, nggak bakal tega mereka menolak permintaanmu.

Percayalah, walau terdengar sangat repot, tapi rencana-rencanamu ini akan disambut dengan gembira oleh para braidesmaid-mu. Mereka juga nggak sabar mewujudkan pernikahan impianmu dan melihatmu jadi ratu sehari!!!

 

Source : http://www.hipwee.com/wedding/7-panduan-memilih-bridesmaid-yang-siap-mendampingi-suka-duka-di-pernikahmu/

Facebooktwittermail

Sudah Pacaran Lama? 6 ‘Latihan’ Ini Layak Dicoba Supaya Kelak Menjadi Keluarga Samawa

“Kata orang, pacaran lama tanpa adanya kesediaan untuk saling menjaga itu sama saja sia-sia.”

Kini, kamu mengenalnya bukan lagi sebagai pacar yang hanya pantas dibawa ke sana kemari untuk diajak kencan. Kamu telah menganggapnya sebagai sosok spesial, sehingga layak untuk dipertahankan hingga titik darah penghabisan. Niatan untuk menjadikannya pasangan halal pun sering sekali hatimu lontarkan, meski belum menemui jalan sebagai titik terang.

Tidak usah memusingkan diri dulu, lebih baik kamu tahu dan paham bagaimana cara menyempurnakan hubungan, sebelum benar-benar mantap memerdekakan status lajang.

Selalu lebih rajin bangun pagi dari biasanya, menandakan kalau kamu dan dia sudah siap membina rumah tangga dan hidup bersama.

Romeo : Hallo, Sayang. Bangun yuk, abis itu aku jemput terus jogging bareng, ya.

Juliet : Oke, Yang. Aku siapin bekal sama air minum dulu deh kalau gitu…

Romeo : Siap… See you cantikku!

Menjadi pasangan yang kompak itu sebenarnya tidak sulit, asal kamu dan dia mau sama-sama merasakan pahit. Melawan rasa malas saat bangun pagi misalnya, kamu dan dia bisa saling mengingatkan untuk senantiasa disiplin dan membiasakan bangun pagi. Kebiasaan semacam ini akan berdampak positif, ketika kalian berdua benar-benar berjodoh dan menjadi suami-istri nantinya. Gimana, udah siap?

Bukan mengekang dan posesif, kalian berdua justru bisa saling mendukung lewat semangat-semangat bernada manis dan positif.

Gerry : Dek, hari ini Abang izin, ya. Mau ada tugas kantor di luar, tapi perginya sama teman kantor cewek.

Fira : Iya, Bang. Hati-hati sama jaga kesehatan ya… Jaga hati juga buat aku. Mmmuah

Gerry : Tentu, Dek. Love u.

Meredam rasa cemburu atau posesif terhadap pasangan juga bukan hal mudah yang bisa dilakukan, baik oleh lelaki maupun perempuan. Ada rasa tak enak yang harus dikubur dalam-dalam, ketika kamu dan dia dihadapkan pada situsai genting, semacam tanda-tanda hadirnya orang ketiga. Rasa percaya dan saling menghormati harus benar-benar kalian asah, supaya kelak terhindar dari situasi hubungan yang rumit dan susah.

Tak masalah jika kalian pergi makan atau belanja berdua, asal urusan uang harus diatur sedemikian rupa. Ingat, ada cita-cita mulia berumah tangga ~

Tidak ada yang mustahil jika kalian mau mencoba. Sama ketika kalian berusaha sehemat mungkin mengatur pengeluaran, sehingga sisa-sisa uang tabungan tetap aman dan terselamatkan. Bukan berarti kalian tidak boleh liburan atau menikmati diskon di mall bersama, selektif meminimalisir pengeluaran tetap perlu pertimbangan serius bagi kamu dan dia.

Bila perlu, kompaklah dalam menegur pasangan, ketika dia mulai boros dan membeli barang yang bukan bagian dari kebutuhan. Ini bukan hanya hal wajib yang harus kalian lakukan, tapi juga langkah penting demi calon keluarga samawa yang telah sekian lama diimpikan.

Senantiasa jujur dan terbuka, adalah hal terpenting yang mulai sekarang bisa ditanamkan dalam benak kalian berdua.

“Sayang, tadi mantan aku telepon. Aku angkat, tapi aku nggak ngobrol lama sama dia. Dia cuma tanya kabar, kok.”

“Oh, jadi mantanmu masih suka telepon?”

“Iya, tapi aku nggak ngapa-ngapain. Cuma tanya kabar.”

“Oke fine.”

Apapun akibat yang akan didapat, membudayakan sikap jujur dan terbuka ke pasangan menandakan kalau kamu adalah ciri orang hebat. Kamu tahu itu menyakitkan, tapi sikap sederhana ini justru akan mengantarkan hubunganmu pada tingkat yang lebih tinggi, khususnya kehidupan rumah tangga. Mulailah sejak dini, supaya besok-besok kamu dan dia lebih siap lagi.

Biarpun bukan koki, rajin-rajin belajar masak bisa kalian lakukan sejak dini.

Namanya juga pacaran serius dan sudah lama, pasti mau deh kalau cuma belajar masak bersama. Kalian berdua tak hanya mengasah kekompakan di langkah ini, tapi cuma menjajal sebarapa keras usaha kalian untuk membawa hubungan ini ke tahap yang lebih sakral lagi.

Saat menikah nanti kalian pasti tidak akan kaget, kalau harus bangun tengah malam karena saling kelaparan karena sedari sore belum makan. Atau saat sang suami pulang kerja, istri yang sudah terbiasa masak tidak akan kikuk, jika harus sigap menyiapkan makanan demi berkurangnya sebuah kelelahan.

Malu ah. Sudah pacaran lama, tapi masakin buat pasangan aja masih ogah-ogahan.

Tidak hanya larut dalam nafsu dan senang-senang belaka, saling mendekatkan diri pada Tuhan juga bagian dari do’a.

Idealnya sebuah hubungan adalah yang didasari dari restu semesta, pun dari Tuhannya. Apalah arti wajah rupawan, jika untuk urusan hati saja masih bimbang. Bukan bimbang mau melanjutkan hubungan atau tidak, tapi “mau dibawa ke mana dan kepada siapa hubungan ini” juga masih belum jelas dan kentara. Ibarat jalan, kompas dan peta pun takkan sanggup lagi membantu, karena sebenarnya ini adalah jalan buntu.

Ingatlah kepada Sang Pencipta, ketika kalian berdua telah berani berikrar untuk saling menyayangi dan mengucapkan cinta. Dengan ini, hubunganmu dan dia akan jauh lebih mulia dan terhormat, karena didasari restu Tuhan beserta semesta.

Semoga kalian berdua lebih siap lagi untuk menjadi calon keluarga yang sakinah, mawaddah dan warahmah, ya!

Facebooktwittermail

Tentang Kamu yang Belum Ingin Menikah, Biarkan Tetangga Bicara. Memang, Mereka Tahu Apa?

Orangtua pasti sering menanyakan tentang rencana ke depanmu, pun pertanyaan untuk menikah nggak akan terlewat. Mereka menghargai segala keputusanmu. Kadang, yang banyak tanya dengan tujuan hanya sekadar ingin tau adalah tetangga. Kata-kata yang terlalu kepo ini kadang bikin kamu nggak enak. Coba tenangkan dengan beberapa memikirkan hal-hal ini. Supaya hati lebih tertata.

Untuk saat ini karirlah sedang kamu kejar. Menikah belum jadi prioritas utama

Saat akan atau sudah memasuki usia seperempat abad, banyak hal yang ingin kamu dapatkan. Bahkan, keinginan itu sudah tertulis rapi di dalam wishlist. Mulai dari keinginan yang didapat dengan materi hingga untuk yang memenuhi kepuasan batin. Setelah lepas dari bangku kuliah, meniti karir adalah yang ingin kamu lakukan untuk saat ini. Menikah masih bukan jadi prioritas nomer satu yang ingin kamu wujudkan.

Selain itu, masih banyak hal yang ingin kamu wujudkan sebelum benar-benar diperisistri atau dijadikan suami. Membahagiakan orangtua dari jernih payah yang masih awal, bersenang-senang bersama teman terdekat pun juga ingin kamu rasa.

Karena kamu juga tau, menikah itu nggak murah. Modal yang harus dikumpulkan bisa dibilang cukup banyak dan butuh waktu. Pertimbangan lain yang pikirkan adalah satu kali saja untuk menikah. Menjadi dan mencari sosok yang pantas dijadikan pasangan idaman nggak didapat semalaman, lho. Ditunda satu dua tahun, apakah salah?

Mungkin tetangga iseng bertanya, sudah umurnya sih katanya. Apakah kesiapan diukur dari umur?

Bu Gito: Wah, dek Fira udah kerja ya? Akhir tahun nikah nih. Siap-siap nih dapet undangan.
Fira: Masih belum kok Bu. Hehehehe.
Bu Ani: Jangan belum belum terus lho, kalo udah lewat umur bahaya.

Obrolan ringan seperti ini pasti sesekali akan kamu alami. Ketika sedang hadir di pertemuan antar tetangga, salah satu hal yang berharap nggak akan terjadi, malah makin terang-terangan kamu rasa. Sebenarnya, pertanyaan yang dilontarkan oleh tetangga macan ini sekadar ingin tau.

Mungkin, mereka masih belum bisa menerima sepenuhnya tentang sedikit perbedaan mengenai usia saat menikah. Bisa didapati, anak muda saat ini punya standar sendiri untuk memutuskan kapan menikah. Apakah umur selamanya bisa dijadikan barometer kesiapanmu untuk menikah? Ingin rasanya balik tanya ke tetangga dan menanti jawabannya. Hehehehe.

Jangan jauh-jauh, saudara pun banyak yang kepo. Hmmm, senyuman adalah jawaban teraman

Tante Suheri: Minggu depan si Fitri nikah. Fira kapan nih?
Fira: Kapan-kapan tante. Hehehehe.
Tante Suheri: Eh udah ada calonnya? Orang mana? Kerjanya apa? Nggak duda kan?
Fira: *melipir*

Ketika orangtuamu ayem-ayem saja dengan keputusanmu untuk menikah kapan, penghuni rumah sebelah ikut heboh. Ada satu lagi pihak yang ikut meributkan, saudaramu. Ketika dipertemukan dalam acara keluarga, pasti obrolannya nggak jauh-jauh dari kuliah, skripsi, kerja, dan menikah.

Kadang, keingintahuan yang mereka punya melebihi orang HR yang mewawancarai kamu saat melamar kerja. Perhatian denganmu, pasti. Daripada rasa perhatian yang mereka berikan padamu berujung nggak enak, lebih baik kamu jawab dengan senyuman sambil melipir ajalah. Aman.

Dalam hati pun mulai risih. Yang menikah kan kamu, apa mereka mau ikut menanggung biayanya?

Nggak bisa dipungkiri, dalam hati kamu pun menahan diri supaya emosi tidak cepat naik. Kadang terbesit pertanyaan yang ingin kamu tanyakan ke mereka para tetangga….

“Tanya kapan nikah setiap hari. Mau ikut patungan buat sewa gedung? Hehehehe.”

Tenang, jika memang kamu punya nyali untuk menanyakan hal itu, mereka tidak akan menjawab iya dan menyanggupi. Sambil membayangkan saja sudah bikin senyum-senyum sendiri. Tenang, untuk saat ini jawab saja pertanyaan mereka dengan senyum misterius. Toh, jika kamu nantinya merayakan resepsi, para tetangga yang rajin menanyakanhal ini akan diundang juga.

Tahan dirimu, karena mereka tak tau apa-apa. Toh yang akan menjalani hidup hanya kamu dan dia nantinya

Tak apa membiarkan mereka berbicara buruk tentangmu. Apakah tidak menyegerakan untuk menikah sepenuhnya buruk? Nggak juga sih. Pun jika kamu masih belum mau dibuat terburu-buru dengan pernikahan, ada alasan yang bikin kamu bertahan dengan status lajang di KTP. Walau sebenarnya pasangan sudah ada. Yang akan menjalani hidup setelah menikah adalah kamu dan dia. Tetangga nggak ikut-ikutan, kan? Ya sudah, tak perlu ambil pusing, karena mereka tak tau apa-apa. Jawab saja seadanya, tanpa melebih-lebihkan dan mengurangi.

Kunci jawaban paling ampuh menghadapi pertanyaan macam ini adalah “Doain secepatnya ya”. Ditambah senyuman, tak berkutik mereka

Wajar jika kamu dibuat nggak nyaman dengan rasa ingin tau mereka. Pun sebaliknya, nggak salah juga jika beberapa tetangga dekatmu ingin tau perkembangan dari dirimu yang sudah cukup sukses dalam karir ini. Ada satu resep yang bisa kamu coba, supaya intensitas pertanyaan mereka ini bisa berkurang. Bahkan tuntas tanpa banyak tanya lagi.

“Doain aja secepatnya ya.”

Senyum jangan lupa. Supaya mereka sedikit menyesal sudah menanyakan hal yang cukup sensitif bagi yang masih lajang. Daripada jengkel, mending buat waktumu lebih berharga dengan kerja keras. Supaya bisa segera menikah dalam waktu dekat. Pertanyaan kepo mereka pun akhirnya terjawab, lalu berbahagia bersama di resepsi pernikahan. Uwuwuwuwu~

 

Source : http://www.hipwee.com/wedding/tentang-kamu-yang-belum-ingin-menikah-biarkan-tetangga-bicara-memang-mereka-tau-apa/

Facebooktwittermail

Ungkapan Hati Seorang Calon Pengantin. Bisakah Kalian Tidak Mengomentari Persiapan Pernikahan Kami?

Menjadi calon pengantin dalam sekejap mampu mengubah hidup 180 derajat. Hari-hari kami langsung disibukkan dengan beragam aktivitas mempersiapkan pernikahan. Meski pernikahan masih 6 sampai 8 bulan lagi, tapi memang sudah dari jauh-jauh hari menyicilnya. Hal tersebut supaya ketika mendekati hari H, segalanya yang diperlukan sudah ada dengan baik.

Namun dalam mempersiapkannya, ada aja hambatan dan hal-hal yang membuat kami jenggah. Beragam ucapan telah kami dengar, sejak dari pengumuman akan menikah hingga proses mempersiapkannya. Kami ini manusia biasa yang tak pernah lepas dari rasa penat dan lelah, jadi mohon jangan kalian tambahkan. 8 ucapan berikut ini adalah contoh yang dapat kalian ketahui, agar tak membuat kami semakin lelah menuju hari pernikahan.

1. Serius mau nikah? Emang lo udah siap segalanya? Paham sih kalian kaget, tapi gak gini juga diungkapkannya.

Sebagai kerabat, kabar bahagia seperti akan menikah tentu ingin kami bagi. Kami pun memilih momen yang tepat untuk mengabari dan tak sabar juga melihat respon kalian. Sayangnya apa yang kami harapkan ternyata tak sama dengan kenyataan. Kami paham bahwa kalian cukup kaget mendengarnya, apalagi kalau kedekatan kami belum lama. Bukannya mendapat dukungan dan doa, tapi yang kami dengar yaitu keheranan dirimu. Rasa heran ini seperti keraguan dalam kemampuan kami menuju hidup berumah tangga.

Keberanian kami untuk menikah bukan hanya keberanian tanpa omong kosong. Namun, telah ada persiapan dan perhitungan yang matang dari diri kami masing-masing. Kami tahu bahwa hidup berumah tangga dipenuhi dengan lika-liku kehidupan. Lalu, kenapa kalian tak menyemangati kami yang sebaliknya menurunkan kepercayaan diri ini?

2. Terus persiapan pernikahan nanti gimana? Pertanyaanmu terlalu luas, yang ada kami capek sendiri menjawabnya. Tolong lebih spesifik ya.

Kami tentu senang saat ditanya tentang kabar persiapan pernikahan. Tapi karena hal-hal pra-menikah itu luas sekali dan banyak macamnya, tentu kami kerepotan menjawabnya. Oleh karena itu, bisa nggak kalau kalian spesifikan lagi pertanyaannya? Misalnya tentang catering atau venue-nya gitu. Yah kan kami tentu jadi lebih mudah menjawabnya.

3. Kenapa gak tema internasional aja yang modern sedikit, biar lebih kekinian. Kan yang mau menikah itu kami, impian kami ya pernikahan seperti itu ;)))

Tema bisa dibilang menjadi salah satu hal penting dalam pernikahan karena akan merepresentasikan momen besar kami tersebut seutuhnya. Pernikahan pun merupakan momen yang sangat diharapkan terjadi sekali seumur hidup, oleh karenanya kami memperhatikan setiap detail persiapan.

Makanya, pemilihan tema tentu sudah kami pikirkan dengan matang. Masukan dari kedua keluarga pun kami dengar dan disesuaikan dengan keinginan kami. Ya itu semua kembali lagi karena ini merupakan pernikahan kami, tentu kami yang memegang kendali. Sebelumnya terima kasih atas ucapannya, mungkin jika diutarakan lebih halus kami dapat menerimanya.

4. Gak kemahalan? Ada tahu vendor yang lebih murah. Kalau kami sudah cocok dengan vendor tersebut, lalu kenapa?

Dalam mempersiapkan pernikahan, kami pun sudah jauh-jauh hari memikirkan tentang vendor. Bahkan sebelum memutuskan secara pasti akan menikah, kami sering mengumpulkan brosur-brosur vendor saat datang ke kondangan. Kami pun mencari tahu juga melalui internet, agar referensinya semakin banyak.

Saat memutuskan untuk menjatuhkan pilihan pada suatu vendor, tentu kami tak sembarang memilih. Apalagi dengan budgetyang kami miliki dan sudah dialokasikan untuk berbagai kebutuhan, perhitungan kami pun sudah tepat. Dengan pelayanan dan apa aja yang telah kami dapat, menurut kami itu semua worth it dengan harganya. Masih ada memang vendor yang harganya lebih terjangkau, namun konsep pernikahan kami tak dapat diwujudkan oleh mereka.

5. Belum selesai juga cari bahannya? Yah namanya juga menemani calon pengantin, harap bersabar aja menunggunya ya. Mencari keperluan pernikahan kan gak mudah

Kalau kami memilih kalian sebagai orang yang menemani mencari berbagai perlengkapan pernikahan, tentu sudah tahu konsekuensinya dong. Yup, mencari berbagai keperluan menikah itu akan memakan waktu banyak. Karena nggak cuma mencari satu jenis barang, tapi memilih barang-barangnya pun bisa bikin rasa lelah cepat menghampiri. Oleh karenanya, mohon bersabar ya. Karena ini momen sekali seumur hidup, kami tak ingin salah membeli barang.

6. Bagus-bagus aja kok. Pernikahan ini merupakan salah satu momen terbesar dalam hidup, tentu kami lebih senang kalian ikut memeriksanya. Bukan dengan pendapat yang mudah terucap.

Ucapan ini biasanya muncul saat kalian menemani kami berbelanja kebutuhan pernikahan. Kami memilih kalian tak hanya sebagai teman berbelanja, tapi juga pendapat yang akan diutarakan. Karena kami butuh penilaian dari orang lain dan itu jatuh kepada kalian. Oleh karena itu, tolong berikan penillaian yang sesungguhnya ya. Bisakah tak mengucapkan pendapat ala kadarnya? Mungkin lebih baik kalian coba memeriksa barang pilihan kami tersebut dibanding berkata seperti itu.

7. Yang itu gak usah deh, simpan buat keperluan lain aja. Pendapat kalian itu berharga buat kami. Sebelum mengatakan sesungguhnya, kenapa gak coba ditanyakan dulu barang itu akan kami perlukan atau gak?

Kami paham menemani berbelanja mencari keperluan bukan suatu hal yang menyenangkan. Banyaknya barang yang diperlukan tentu membuat kami bingung dalam menentukannya. Bisa aja barang yang nggak jadi dibeli sebenarnya barang pokok. Makanya, itulah kenapa kami memita kalian untuk menemani.

Selain meminta pendapat, kami juga perlu kalian dalam menentukan barang yang dibeli. Penilaian kalian itu penting dan menjadi tolok ukur kami dalam membeli keperluan. Sebaiknya coba tanyakan dulu ya sebelum melarang barang dibeli, untuk apa gunanya agar kami ingat apa aja kebutuhan yang penting.

8. Oke bakal gue bantu, tapi gak janji ya cepat selesai. Karena jadwal kami sangat padat, lebih baik langsung menolak daripada bikin kami stres.

Kami percaya dengan kalian, oleh karenanya kami sering meminta bantuan. Kalau kalian merasa nggak mampu membantu kami, misalnya punya jadwal cukup padat ya lebih baik bicara aja terus terang. Jangan PHP-kan kami yang sudah cukup pusing dan lelah dengan persiapan lainnya ini.

Bukan hal yang mudah menjadi calon pengantin. Karena tak hanya mempersiapkan lahir dan batin aja, tapi juga kematangan acara sakral ini. Dengan menyatukan dua keluarga besar dan kerabat-kerabat, tentu tak boleh asal mengerjakannya dan butuh bantuan orang terdekat.

Untuk kalian yang pernah atau akan terjun menangani persiapan pernikahan, mohon lakukan dengan sabar dan penuh pengertian ya. Karena inilah rasanya jika menjadi kerabat yang dimintai bantuan, mohon jangan ditambahkan hal-hal yang membuat kami jadi semakin pusing dan lelah. ;D

 

Source : http://www.hipwee.com/wedding/ungkapan-hati-seorang-calon-pengantin-bisakah-kalian-tidak-mengomentari-persiapan-pernikahan-kami/

Facebooktwittermail

Jangan Dulu Berpikir Untuk Nikah di Gedung dengan Mewah, Kalau Kamu Belum Bisa Siapin DP Rumah

Mungkin kamu berpikir jika kemapanan itu akan bisa dicari dan didapatkan seiring berjalannya waktu setelah kamu dan dia resmi menikah. Berangkat dari alasan itulah, mungkin kamu akan mengenyampingkan soal bagaimana hidup kalian setelah pesta pernikahan itu usai. Dan… Yang kamu lakukan terlebih dahulu adalah bagaimana kamu mengajak dirimu dan dia untuk lebih dulu fokus menyiapkan segala kebutuhan untuk hari yang membahagiakan itu.

Kalau memang kamu memiliki pola pikir yang demikian, maka mungkin secara nggak sadar kamu telah melewatkan sesuatu yang sebenarnya sangat penting untuk kamu pahami. Jangan sampai kamu sudah menyiapkan berbagai persiapan pesta yang meriah, namun setelah itu kamu bingung untuk tinggal dan menetap di mana. Nah, agar hal itu memang nggak terjadi di dalam kehidupanmu setelah menikah, yuk, coba pahami hal-hal di bawah ini.

Sebelum mikirin biaya untuk sewa gedung, mending lebih dulu pikirin dan siapin budget untuk DP rumah dan cicilan KPR

Mungkin untuk yang satu ini adalah hal wajib yang perlu kamu lakukan deh, supaya kamu nggak lagi bingung mau tinggal di mana setelah pesta pernikahanmu dan dia selesai. Memang sih bukan hal yang salah juga kalau kalian memutuskan untuk tinggal di rumah orangtua atau di rumah kontrakan sampai beberapa waktu ke depan.

Tapi apa nggak sayang ketika pesta yang digelar cukup meriah tadi malah mengenyampingkan kebutuhan pokokmu? Ya, daripada harus keluar biaya sedemikian besarnya hanya untuk menggelar pesta meriah di satu hari aja, lebih baik kamu siapkan dulu budget untuk DP tempat tinggal dan mencicilnya. Ketahuilah mana yang lebih penting buat kalian berdua.

Nggak cukup untuk sekadar DP rumah dan mikirin cicilannya. Emang rumahmu nggak butuh perabotan? Kelak, anak-anakmu nggak perlu tabungan? >.<

Pada kenyataannya, nggak cukup hanya berhenti di DP dan cicilan rumah masa depanmu aja, karena biar bagaimana pun rumah yang akan kamu tempati itu akan butuh diisi dengan perabotan yang tentu juga akan kamu butuhkan. Selain itu, kamu juga perlu lho memikirkan bagaimana kelak kamu harus menabung untuk anak-anakmu.

Kamu tentu nggak bisa menggampangkan kedua hal tersebut, biar bagaimana juga kalau kamu mau mencoba mengenyampingkannya kamu akan bertemu juga dengan itu. Jadi, daripada nanti kamu kepusingan sendiri setelah menikah, lebih baik dipikirkan dari sekarang. Toh, kamu harus paham kalau menikah memang nggak sekadar butuh cinta dan kemauan aja.

Mengundang keluarga dan sahabat terdekat di pernikahanmu rasanya memang perlu dilakukan. Selain untuk bisa menghemat, kamu juga akan bisa merasakan betul kesakralan dari hari bahagia itu

Di pesta pernikahan, kamu juga nggak perlu kok mengundang banyak orang. Rasanya mengundang dan berharap kehadiran dari keluarga dan sahabat terdekatmu sudah lebih dari cukup, karena dengan begitu kamu akan bisa banget untuk menikmati kesakrakalan prosesi yang hanya akan sekali seumur hidup kamu jalani. Selain itu, tentu kamu akan jauh lebih menghemat biaya di pernikahanmu, kan?

Untuk itu, coba deh dipikir ulang lagi untuk memilih siapa-siapa aja yang akan kamu masukkan dalam list undangan di hari bahagiamu tersebut. Ya, kalau bisa sih nggak perlu undang si mantan juga kok, takutnya tiba-tiba nanti kamu gagal move on lagi. Hihihi. :p

Karena biasanya pernikahan juga jadi acaranya orangtua. Untuk itu, coba berikanlah pengertian pada mereka jika setelah acara tersebut kamu akan jauh lebih membutuhkan semua biaya itu untuk bekal hidup

Biasanya orangtua juga akan punya andil besar dalam prosesi pernikahan yang akan kamu jalani. Bagaimana tidak, orangtuamu mungkin juga akan menganggap kalau pernikahanmu merupakan acara yang dimilikinya juga. Nggak heran kalau kemudian orangtuamu akan repot memasukkan daftar tamu undangan titipannya dan turut menginginkan pesta pernikahanmu menjadi sesuatu yang meriah.

Nah, kalau begitu keadaannya, cobalah pelan-pelan memberikannya pengertian kalau usai pesta pernikahanmu, kamu akan jauh lebih membutuhkan semua biaya yang dikeluarkan itu untuk bekal hidup bersama pasanganmu. Jika kamu memang bisa menyampaikannya dengan baik, mereka pasti akan bisa mengerti. Dan… Akan lain persoalannya kalau orangtuamu mau membantu membiayai pernikahanmu itu. Hihihi.

Meski begitu, bukan berarti nggak ada perayaan sama sekali di hari pernikahanmu. Buatlah sebuah perayaan yang sederhana aja. Toh, sederhana nggak akan buat kadar cintamu dan dia berkurang, kan?

Berbicara soal pesta pernikahan yang meriah, kemudian bukan berarti kamu nggak punya perayaan apa-apa. Buatlah sebuah perayaan sederhana aja antara kamu, keluarga, dan sahabat. Perayaan itu justru dirasa akan sangat menyengangkan dan terus diingat lantaran keintiman satu sama lain dalam berbagi kebahagiaan.

Kamu nggak perlu resah merayakan hari bahagiamu dengan sederhana seperti itu. Pahamilah kalau kesederhanaan yang ada nggak akan membuat kadar cintamu dan dia jadi berkurang. Justru, kalian akan bisa lebih saling mencintai satu sama lain dan apa adanya. Percaya deh.

Nah, ya, itu dia beberapa hal yang memang harus kamu pikirkan dan terus kamu ingat sebelum memutuskan untuk membuang banyak uang di dalam pesta pernikahanmu. Kalau memang kamu punya banyak tabungan, ya, nggak masalah, tapi cobalah untuk lebih bijaksana dalam mengatur dan mengeluarkannya. Ingatlah, hidupmu dan dia nggak berhenti saat pesta pernikahan kalian usai.

 

Source : http://www.hipwee.com/wedding/jangan-dulu-berpikir-untuk-nikah-di-gedung-dengan-mewah-kalau-kamu-belum-bisa-siapin-dp-rumah/

Facebooktwittermail

12 Souvenir Ini Memang Terbuat Dari Bahan Bekas; Tapi Bakal Membuat Pernikahanmu Lebih Berkelas

Berbicara soal souvenir pernikahan, kalian tentu langsung membayangkan betapa lucu dan uniknya tutup botol bekas yang disulap menjadi sebuah gantungan kunci lucu atau bros. Tak jarang, kamu juga dibuat gemas sendiri oleh deretan kipas-kipas cantik, yang sebenarnya hanya terbuat dari kain perca atau kayu-kayu bekas pakai. Bahkan, kamu sudah tak sabar ingin segera memiliki dan mengonsepnya sendiri, di hari pernikahanmu nanti.

Jangan heran apalagi sampai jantungan, berikut Hipwee Wedding sajikan ide-ide souvenir pernikahan yang bisa kamu dapatkan sekejap hanya dari bahan-bahan daur ulang. Penasaran?

Tutup botol bekas jangan sampai berakhir di tempat sampah, sebelum kamu tahu bahwa benda imut ini bisa dibikin souvenir dengan harga murah meriah

Dengan sedikit inovasi dan kreativitas, tutup botol bekas pun bisa menjadi souvenir yang murah namun tetap berkualitas. Tutup dan hiasi dengan tambahan kain perca atau flanel, agar tak terlihat polos dan biasa saja. Pilih kain yang berwarna juga, agar lebih menyegarkan mata.

Beginilah jadinya, kalau tutup botol bekas tadi dijadikan kalung-kalung lucu nan menggemaskan…

Jika kamu bosan dengan gantungan kunci, tutup botol bekas juga bisa dibentuk menjadi kalung atau gantungan lain yang lebih unik dan cantik tentunya. Karena tak begitu sulit untuk membuatnya, souvenir tutup botol ini sudah sangat tren di dalam bahkan luar negeri. Yang pasti, harganya murah meriah lho…

Nggak cuma berjasa karena menambah informasi, koran bekas juga bisa kamu rangkai menjadi sebuah gantungan kunci

Tidak perlu mahal apalagi sampai mengalahkan budget lainnya, souvenir pernikahan harusnya menjadi perhitungan yang paling murah di antara lainnya. Manfaatkan saja bahan bekas untuk dijadikan souvenir, supaya dana-dana tadi terselamatkan. Seperti koran-koran bekas yang ternyata bisa kamu buat menjadi sebuah gantungan kunci, yang pasti akan sangat berkesan di hati.

Pokoknya koran bekas jangan dulu dibuang, karena bisa kamu jadikan souvenir berbentuk kantong-kantong berharga nan serbaguna

Walaupun koran bekas itu terkesan usang dan tak layak pakai, mulai sekarang kamu bisa memanfaatkannya menjadi kantong-kantong multifungsi yang pastinya akan berguna dan menyenangkan hati tamu-tamu undanganmu.

Jangan heran, koran bekas pun bisa kamu sulap menjadi hiasan ruang tamu, dengan bentuk-bentuk yang lucu

Siapa yang sangka, kalau koran bekas usang yang seharusnya kamu buang, justru bisa menjadi bentuk-bentuk hiasan meja tamu yang super lucu. Teknik menganyam tentunya diperlukan, supaya hasilnya sesuai dengan harapan dan impian.

Nggak melulu dari pabrik kertas, kalender mini yang apik ini dapat kamu hasilkan dari rotan-rotan bekas

Hitung-hitung sebagai ucapan terimakasih atas kehadiran tamu-tamumu, memberikan kalender mini sebagai souvenir sepertinya ide cemerlang nan banyak mengandung daya guna. Tak hanya sebagai pengingat tanggal, bulan dan hari, kalender apik dari rotan bekas ini juga takkan membuat pemiliknya tega untuk membuangnya, hingga menjadikannya kenang-kenangan adalah solusi terbaiknya.

Biar makin detail dan puas, ini nih contoh lain dari rotan berbentuk kalender tadi…

Mau bikin souvenir kecil namun banyak fungsi? Ya, korek api!

Berbeda dari korek api yang biasa, kamu bisa memakai botol bekas kecil sebagai wadah koreknya. Berikan kertas ucapan terimakasih atau namamu dan pasangan sebagai penghiasnya, biar gampang diingat sekaligus memperindah desainnya.

Meski tak mampu lagi memutar lagu-lagu, kaset bekas ini malah bisa kamu bikin souvenir berbentuk buku catatan lucu

Dengan menggunakan kertas karton sebagai pelengkap sekaligus bagian dalamnya, souvenir unik dari kaset bekas yang satu ini bisa kamu jadi alternatif baru sebagai bingkisan untuk para tamu. Seru dan anti mainstream ‘kan?

Bingkisan praktis dari kertas karton juga bisa membuat sakral suasana pernikahan, daripada sekadar ditaruh atau tak terpakai di gudang

Selain tak begitu sulit membuatnya sebagai kotak atau bingkisan multifungsi, kertas karton juga merupakan medium yang mudah untuk menambahkan hiasan atau tulisan ala-ala souvenir pernikahan. Dua alasan inilah yang menjadi dasar, mengapasouvenir yang satu ini masih punya banyak penggemar.

Contoh lain souvenir dari kertas karton, yang manisnya nggak ketulungan!

Tidak hanya bingkisan, kertas karton bekas akan sangat berkelas jika kamu daur ulang menjadi penjepit kertas atau pembatas buku. Super usefull!

Yaaa, hitung-hitung cinta sama lingkungan, lebih baik pakai kertas karton bekas sebagai souvenir daripada sekadar dibuang. Go green gitu.

Demi nyenengin tamu ibu-ibu, kamu bisa bikin atau pesan souvenir celemek dari kain perca ini

Kalau kamu hobi ‘berkelana’ di dapur untuk memasak atau sekadar mengganggu ibu, pasti kamu familiar dengan kain perca yang biasanya cuma dipakai sebagai keset atau lap kompor saja. Kali ini kamu bisa memutar otak, dengan menjadikannya sebabagi souvenir unik dengan bentuk celemek, demi menyenangkan tamu khususnya ibu-ibu. Hehe.

Bukan lagi sebatas karung, kali ini kamu bisa menjadikannya sebagai kantong atau dompet serbaguna untuk handphone atau koin

Tahu karung goni ‘kan? Kalau iya, sekarang kamu dapat menjadikannya souvenir atau benda berguna berbentuk kantong HP atau koin yang unik dan super lucu, lho. Nggak cuma punya banyak manfaat, souvenir murah dari bahan bekas ini pun layak kamu pertimbangkan sebagai pemangkas budget pernikahan.

“Jadi, kapan mau halalin Adek biar bisa bikin souvenir-souvenir lucu ini, Bang?”

Source : http://www.hipwee.com/wedding/12-souvenir-ini-memang-terbuat-dari-bahan-bekas-tapi-bakal-membuat-pernikahanmu-lebih-berkelas/

Facebooktwittermail

17 Kado Unik Teruntuk Calon Mertuamu. Agar Restu Tuk Dijadikan Menantu Semakin Dilancarkan

Tapi, nggak hanya hati sang pacar yang perlu kamu buat bahagia terus menerus. Ada dua sosok penting yang menentukan kelanjutan hubungan yang kalian jalani, orang tua si pacar. Bisa dibilang calon mertuamu, guys. Agar bisa mengambil hati camer, memberikan hadiah sesekali tak ada salahnya. Tunjukkan secuil keseriusan dengan memberikan barang-barang unik untuk mereka yang sudah dirangkum oleh Hipwee ini, guys! Biar cintamu segera
dilancarkan restunya.

1. Seperangkat cangkir cantik beserta saucer-nya pasti diidamkan calon Ibumu yang suka mengoleksi atau sekadar ngeteh. Siapa tau besoknya diajak tea timebareng di rumah

2. Perempuan suka menyimpan perhiasannya di tempat yang aman. Kotak perhiasan unik untuk menyimpan harta karun akan mencuri hati sang Mama!

Siapa tau, jika memang kamu berjodoh dengan anaknya, kamu bisa memberikan perhiasan juga untuk disimpan di kotak itu.

3. Tak ada wanita yang menolak diberi bingkisan parfum. Wangi yang pas di hidung dan hati, semakin dekat restu kamu dapat untuk jadi calon menantu.

4. Untuk calon Mamah mertua yang berhijab, bawakan jilbab atau pasmina yang cantik saat dipakai di kepala. Jangan kaget kalau panggilanmu seketika berubah jadi “Nak“.

5. Sang Mama akan senang hati menerima terrarium–tanaman dalam akuarium ini buat pajangan. Siapa tau kamu akan segera dipersilakan masuk saat mampir ke rumah.

6. Tanaman dalam cangkir kecil yang mungil nan menggemaskan adalah jalan pintas untuk mengambil hati Mama. Asik sambil menanam bibit di halaman bersama~

7. Menghadiahkan coaster atau alas yang penuh bunga akan buat hari Mama berbunga-bunga seketika. Dia akan mantap nih sama kamu!

8. Calon Ibu mertua hobi buat kue? Hadiahkan saja satu set peralatan dengan warna dan bentuk yang lucu. Suasana jadi makin hangat, kan?

9. Minum kopi jadi beda saat kamu memberi mug berlubang beserta miniatur tongkat golf-nya. Calon Papa mertua pasti suka!

10. Sebuah kotak yang berisi pena bisa kamu jadikan alternatif untuk diberikan ke calon Papamu. Biar proses menuju tanda tangan surat nikah semakin cepat!

11. Teruntuk calon Papa mertua yang berprofesi sebagai chef, kamu bisa memberikan satu sert spatula kayu dengan dekorasi unik. Sambil belajar memasak bersama terasa jadi seru!

12. Sabuk kulit adalah jalan pintas untuk mengambil hati calon Papah mertua. Agar bisa bersanding di pelaminan dengan anaknya semakin didekatkan.

13. Pandai-pandailah memilih dasi yang pas untuk Ayahnya. Bisa dipakai saat ijab kabul adalah sebuah hal yang perlu diwujudkan.

14. Mertua hobi memancing? Hadiahkan sebuah topi untuk menemaninya selama menunggu di tepi danau, sebagai bentuk perhatian.

15. Sebidang papan catur bisa kamu berikan pada sang Ayah. Sambil memindah bidak-bidaknya, kalian bisa mengobrolkan tentang apa saja. Terasa sudah kenal lama. Uwuwuwu~

16. Bibit, bebet, dan bobot adalah hal lumrah yang ditanyakan padamu. Kesiapan dan keseriusan bisa kamu tunjukkan lewat hasil Tes Kesuburan. Hehehehe.

17. Jika memang kalian berjodoh, kamu bisa memberi salah satu hadiah untuk mertuamu kelak. Cucu-cucu yang menggemaskan untuk meramaikan suasana.

Ingat, kamu bisa memberikan kado cucu-cucu lucu menggemaskan jika memang sudah direstui dan sah ya, guys!

Itulah beberapa ide dan inspirasi untuk kamu yang ingin lebih greget dalam mengambil hati calon mertua. Selamat mencoba,guys! Semoga restu bisa segera turun dan dilancarkan!

 

Source : http://www.hipwee.com/wedding/17-kado-unik-teruntuk-calon-mertuamu-agar-restu-tuk-dijadikan-menantu-semakin-dilancarkan/

Facebooktwittermail
Next Page »