Menu

All items for April 2015

Mau Putus, Tapi Gak Tega Bilang ke Dia? Kasih Hadiah Ini Aja!

|

 

Ketika masih menjomblo, mungkin kamu iri melihat teman-temanmu yang tiap malam minggu selalu menghabiskan waktu berdua dengan sang pujaan hati. Apalagi terkadang mereka nggak lihat-lihat tempat ketika pacaran. Masak iya dengan sengaja mereka mesra-mesraan di teras kos-kosan, atau yang lebih parahnya di depan pintu kamar kamu. Demi mengobati hatimu yang kering, kamu pun bergerilya mencari seseorang yang bisa diajak malam mingguan.

Hari-demi hari terlewati, dan akhirnya ketemulah ia sang pujaan hati. Kegiranganmu tak bisa dibendung, kegembiraanmu tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Minggu-minggu pertama serasa bagai hujan bunga di hatimu. Namun, seperti yang sering dikatakan Raditya Dika : bahwa cinta biasa kadaluarsa, dan bulan-bulan berikutnya serasa seperti neraka.

Sang pujaan hati yang tadinya kamu banggakan dan sayangi tiba-tiba berubah menjadi layaknya psycho yang mencoba mengatur-atur hidupmu, kamu pun ingin melancarkan serangan dengan ngomong putus. Oleh karenanya, di artikel ini Hipweebakalan ngasih tahu hadiah apa sih yang cocok diberikan untuk mengutarakan putus?Cekidot!

 

1. Beri dia sepasang alas kaki, nggak perlu yang bagus dan mahal, cukup beri dia sendal jepit.

Udah usang, seusang cintaku padamu

Pacar : “Lho kok sendal jepitnya udah putus yang? Udah dekil dan usang lagi!”

Kamu : “Iya, usang seusang cintaku padamu, dan sendalnya putus karena aku memang ingin putus dari kamu”

Ingat, sendal jepit ini bukan sembarang sendal jepit. Tapi sendal jepit yang udah putus. Harganya murah kok. Palingan juga nggak sampai 20 ribu di warung-warung terdekat. Lalu setelah kamu beli, gunting bagian karetnya sehingga putus, lalu berikan ke pacar kamu. Kalo kamu ingin lebih ngirit lagi, nggak usah beli! Cari aja di tempat sampah atau tempat-tempat pembuangan akhir, di mana biasanya banyak banget sendal jepit yang selain udah putus juga udah usang!

 

2. Sedikit berfilosofi dengan memberi hadiah berupa botol parfum kosong, dan buka bagian tutupnya.

Botol parfum kosong

Parfum adalah cairan yang mudah sekali menguap, dan filosofi botol parfum yang udah kosong berarti menandakan bahwa cintamu yang tadinya penuh mengisi hatinya bak air bah yang sedang meluap, ternyata kini sudah menguap layaknya parfum yang dibiarkan terbuka tutupnya.

 

3. Jika dulu kamu sering membelikan asesoris buat dia, kali ini beri dia sisir yang udah patah.

Seperti hatiku yang udah patah

Pacar : “kok sisirnya patah yang?”

Kamu : “iya, aku ingin mematahkan hatimu” #sambilpasangmukadatar

Kalimatnya emang sedikit kejam dan nggak berprikemanusiaan sih, namun kamu memang harus bersikap lebih tegas. Jangan sampai karena rasa belas kasihmu kemudian membuat hatimu iba sehingga luluh dan mendengarkan curhatannya. Nggak jadi putus deh kalo gitu?

 

4. Memberi buku yang halaman robek menandakan bahwa cerita kalian berdua memang sudah usai.

Nggak bisa dibaca

Kehidupan ini memang penuh dengan cerita. Tak terkecuali dengan kisah cinta kalian berdua juga mengandung unsur cerita. Untuk mengakhirinya, berikanlah dia sebuah buku yang halamannya robek-robek, atau buku yang cuma kamu sisakan halaman terakhirnya saja, dengan tulisan:

 The End.

 

5. Ajak dia untuk pergi ke lapangan bermain layangan, setelah itu putuskan benangnya.

red kite in the sky

Pacar : “Ah! Sayang layangannya putus, jadi terbang deh! Kita kejar yuk..”

Kamu : “Biarin aja dia terbang, biar kamu tahu perasaanku sama kamu seperti layangan itu”

Ibaratkan hatimu adalah layangan, ketika semakin tinggi angin akan semakin kencang menerpa. Bilang aja hatimu seperti digoncang-goncang angin ketika bersama dia. Lalu katakan bahwa sekarang ikatan kamu berdua udah putus seperti layangan itu.

 

6. Hadiahkan dua ekor burung merpati (yang gak jinak), dan lepaskan salah satunya.

Terbangkan salah satunya

Merpati memang lambang cinta kasih sayang, oleh karenanya belilah sepasang burung merpati dan terbangkan salah satunya. Namun pastikan saja bahwa dua merpati itu bukanlah berpasangan. Trus bilang deh ke pacarmu :

“Tuh! Merpati aja bisa ninggalin pasangannya. Sekarang giliran aku yang ninggalin kamu, BHAY!”

 

7. Hadiah terakhir yang paling kejam adalah mengembalikan barang-barang yang pernah dia kasih ke kamu.

Men's Stuff

Ini nih hadiah putus yang paling realistis: kembalikan barang-barang yang pernah dia kasih ke kamu. Kacamata, hape, jam tangan, bahkan mobil sekalipun! Percaya deh, dengan mengembalikan semua barang yang pernah dia kasih akan menandakan bahwa kamu benar-benar serius ingin putus kepadanya, dan menunjukkan bahwa kamu selama ini pacaran sama dia juga nggak berdasarkan teori semata.

 

Jadi, sudah siapkah untuk memutuskan pacarmu hari ini? Hipwee tunggu kabar baiknya ya.

Facebooktwittermail

Tak Ada Gelar yang Sia-Sia, Atau Profesi Berembel-Embel ‘Cuma’. Sarjana Juga Berhak Jadi Ibu Rumah Tangga!

|

 

Bekerja dan memiliki karier yang cemerlang bagi perempuan masa kini telah menjadi hal yang wajar. Jika dulu peran perempuan dibatasi hanya pada pekerjaan yang bersifat rumahan, kini mereka sudah lumrah ke luar rumah. Seiring dengan semakin banyaknya kaum hawa yang mengenyam pendidikan di perguruan tinggi, kesempatan untuk mengukir karir gemilang pun terbuka semakin lebar.

Namun tidak sedikit pula perempuan bergelar sarjana yang menjadi seorang ibu rumah tangga. Sementara itu, sebagian orang masih menganggap bahwa tinggal di rumah setelah lulus dari perguruan tinggi adalah kesia-siaan. Setelah menghabiskan waktu, tenaga, dan biaya untuk mendapat gelar sarjana, sayang jika perempuan “hanya” akan menjadi ibu rumah tangga. Tapi benarkah seperti itu? Bukankah tak ada ilmu yang sia-sia, dan tak ada pekerjaan yang bisa diberi embel-embel ‘cuma’?

 

Gairah meniti karier selagi muda pasti pernah terpikir olehmu yang ibu rumah tangga. Sama seperti teman lainnya, kamu juga punya ambisi dan cita-cita

kelulusan datang

Bagi seorang sarjana, rasanya tidak salah bila kamu memiliki banyak mimpi yang menunggu untuk dituntaskan. Berbagai kesempatan kerja yang datang tidak ingin kamu lewatkan. Mengirim surat lamaran ke berbagai perusahaan menjadi agenda yang memenuhi kegiatanmu selanjutnya. Ada semangat yang berkobar di dalam hati bahwa ini adalah saat yang tepat untuk membayar setiap pengorbanan orangtua selama membiayai semua kebutuhanmu. Membahagiakan mereka menjadi tujuan terbesar selanjutnya.

Sebagai perempuan muda yang cerdas kamu tentu bangga jika akhirnya bisa menopang biaya hidup sendiri. Pandangan bahwa perempuan karier dilihat sebagai sosok yang hebat juga wajar membuatmu semakin ingin membuktikan diri. Maka tidak mengherankan bila kamu terus ingin berlari mengejar segala mimpi. Termasuk juga membahagiakan kedua orangtua sebelum akhirnya mereka abadi menutup mata.

 

 

Hingga tiba saatnya seseorang datang padamu dan memintamu menghabiskan hidup bersama. Menjadi ibu dari anak-anaknya, kamu pun risau dengan keputusan untuk tetap bekerja

memutuskan menikah

Setelah berkarier selama beberapa tahun, tiba pula waktu yang kamu tunggu untuk mengikat janji dengan seorang pria yang kamu cintai. Kamu jelas bahagia karena pada akhirnya kamu akan memiliki keluarga kecil. Tapi di sisi lain, ada kerisauan yang mulai tumbuh dalam pikiranmu.

“Apakah kamu mampu bekerja sekaligus menjadi istri dan ibu yang sama baiknya?”

Rasa risau yang datang semakin jadi tatkala kamu sadar akan punya buah hati sendiri. Jelas tidak mudah membagi konsentrasi antara pekerjaan di kantor dengan peran ibu secara penuh. Banyak ibu yang mampu melakukannya, bahkan bukan tidak mungkin ibumu juga. Namun persoalannya di sini adalah kemampuanmu sendiri. Melihat track record-mu yang lebih suka fokus pada satu hal daripada mengemban dua tanggung jawab yang berbeda, kamu tak yakin sepenuhnya bisa menjadi ibu dan wanita karier yang tangguh.

Belum lagi membayangkan melewati tumbuh kembang sang anak saat harus seharian menghabiskan waktu dengan setumpuk pekerjaan. Meski menghormati pilihan orang lain, kamu pribadi tetap ingin supaya anak-anakmu kamu asuh sendiri, tanpa mengandalkan pengasuh bayi. Pilihan untuk keluar dari pekerjaanmu yang sekarang pun mulai berkecamuk di pikiranmu.

 

 

Sudah terbayang komentar orang tentang niatmu berhenti bekerja. Seolah dengan tinggal di rumah, gelar yang kamu punya jadi sia-sia

apa kata orang?

Memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga dan meninggalkan pekerjaan nyatanya tidak semudah membalik telapak tangan. Ada banyak pertimbangan yang perlu dipikirkan. Mulai dari sayangnya melepas kesempatan yang telah kamu dapatkan sampai dengan semua pemikiran orang mengenai keputusan yang akan kamu ambil nantinya. Sebagian orang tentu mendukung keputusanmu tersebut. Tapi di sisi lain pasti ada juga orang yang menilai bahwa meninggalkan pekerjaan adalah suatu keputusan keliru.

Tidak hanya memikirkan perkataan orang, keresahan dan kebingunganmu juga bertambah memikirkan komentar sanak keluarga jika kamu memutuskan untuk berhenti bekerja. Berbagai kalimat seperti:

“Kok berhenti kerja, apa gak sayang sama gelarmu?”

“Kalau cuma buat tinggal di rumah, apa gunanya sekolah tinggi-tinggi?”

Padahal gelar sarjana yang dimiliki oleh perempuan masa kini bukan hanya akan berguna jika digunakan bekerja di kantoran. Sebaliknya, menjadi ibu rumah tangga bukan lagi hanya urusan mencuci dan memasak saja. Pekerjaan domestik itu juga butuh kecerdasan dan ketangguhan, sama seperti pekerjaan kantoran.

 

 

Untuk mencetak anak-anak cerdas, diperlukan ibu berkualitas: ilmu yang sudah kamu timba tak hanya akan berguna bila kamu bekerja saja

ibu dan anak

Memiliki pendidikan tinggi juga diikuti oleh tuntutan untuk memiliki karir cemerlang. Pemahaman bahwa ibu rumah tangga perlu juga mempunyai bekal pendidikan baik belum banyak dimengerti. Ketika perempuan pada akhirnya tinggal di rumah dan melepas (untuk sementara atau untuk waktu lama) tanggung jawab mencari nafkah, maka proses menempuh pendidikan di perguruan tinggi dirasa sia-sia.

Padahal untuk mendidik anak di zaman sekarang diperlukan sosok perempuan yang tidak hanya pandai memasak, mencuci, dan membereskan rumah. Ibu adalah pendidik pertama bagi anak-anaknya yang juga harus mengerti berbagai hal yang kelak akan ditanyakan. Mendidik moral dan intelektual seorang anak memerlukan bekal yang matang. Jika kamu tidak memiliki latar belakang mumpuni rasanya memiliki anak-anak cerdas pun akan sulit dicapai.

 

 

Tidak melulu soal anak, suamimu kelak juga perlu perempuan yang mampu diajak berbagi pikiran; menyelesaikan berbagai masalah yang datang menghadang

partner berpikir suami

Pria yang kelak akan menikahimu tentu bangga memiliki perempuan yang tidak hanya cantik parasnya tapi juga cerdas pemikirannya. Karena kepadamulah ia nantinya akan berkeluh kesah saat ada masalah yang menghampirinya. Jika kamu tidak memiliki wawasan luas tentu sulit baginya berbagai beban bagimu. Sekali lagi pendidikan yang baik akan membentuk cara berpikir dan kemampuanmu melihat masalah dari sudut pandang berbeda.

Dia juga akan bangga mengajakmu pergi ke berbagai acara, karena meskipun menjadi ibu rumah tangga kamu punya cara berpikir yang berbeda. Seorang istri yang cerdas adalah harga diri bagi semuanya.

Pendidikan yang kamu dapat di bangku kuliah akan mempengaruhi cara berpikir, berbicara, dan kamu bertindak. Mungkin kamu tidak akan merasakannya sekarang, tapi bila masanya sudah datang, ‘perbedaan’ tersebut pelan-pelan akan terlihat.

 

 

Sesekali pasti terdengar nada sumbang tentang pilihanmu menjadi ibu rumah tangga. Tidak mengapa, itu hanya sebagian dari tantangan hidup yang pasti ada.

percaya pada keputusanmu

Kamu tentu tidak dapat mengerem opini orang lain tentang dirimu. Tidak mengapa, pahamilah itu sebagai bagian dari konsekuensi hidup. Karena toh kalau pun kamu kelak memilih bekerja, komentar lainnya seperti:

“Perempuan baiknya sih ngurusin suami sama anak aja di rumah”

“Apa gak kasihan sama anaknya di tinggal-tinggal terus sama ibunya?”

Iya, baik kamu memilih meneruskan bekerja atau jadi ibu rumah tangga, pasti ada kritik yang melayang ke wajahmu.

Tidak ada kesia-siaan dari semua pengorbananmu saat memilih untuk sepenuhnya menghabiskan waktu untuk mengurus keluarga. Seperti telah dikatakan sebelumnya, setiap keputusan tentu memiliki risikonya tersendiri. Dan sebagai perempuan cerdas yang dewasa, kamu sangat memahaminya.

 

 

Percayalah ada kebaikan dalam setiap keputusan. Kamu tidak perlu rendah diri hanya karena keputusanmu ini.

ibu cerdas akan melahirkan anak yang cerdas

 

“Apakah memalukan sarjana yang jadi ibu rumah tangga? Terus apakah mengurus suami dan membesarkan anak tidak perlu perempuan berpendidikan?” – Ina C, Jakarta

Perasaan minder atau kurang percaya diri saat memilih untuk tidak bekerja setelah menjadi ibu rumah tangga terasa wajar. Namun satu yang perlu  kamu ingat peranmu sebagai seorang istri dan ibu yang mengurus keluarga secara penuh tidak dapat dibayar oleh apapun. Tidak ada pekerja yang bekerja sepanjang hari seperti seorang ibu dan tidak ada pula pekerja yang mau bekerja tanpa diberi upah kecuali seorang istri.

Itu semua hanyalah soal pilihan, bukan masalah benar atau salah. Jalanilah semua pilihan dengan penuh rasa tanggung jawab. Karena suatu hari nanti, saat anak-anakmu telah dewasa dan bersama suamimu akan menua mereka akan merasa bangga memiliki seorang perempuan yang rela mempersembahkan hidupnya untuk mengurus secara total keluarganya.

 

 

Percayalah pada setiap keputusan yang telah kamu ambil. Karena apapun itu asalkan kamu dapat mempertanggung jawabkannya kelak hal itu akan membuahkan hasil yang maksimal. Sebuah kutipan yang sangat menyentuh nampaknya dapat menjadi penutup yang manis dari artikel ini:

“Entah akan berkarir atau berumah tangga, seorang wanita wajib berpendidikan tinggi karena ia akan menjadi ibu. Ibu-ibu cerdas akan menghasilkan anak-anak cerdas.” – Dian Sastrowardoyo

 

Original Source:

http://www.hipwee.com/motivasi/tak-ada-gelar-yang-sia-sia-atau-profesi-yang-bisa-disebut-cuma-sarjana-juga-berhak-jadi-ibu-rumah-tangga/?utm_content=buffer27e16&utm_medium=social&utm_source=facebook.com&utm_campaign=buffer

Facebooktwittermail

7 Tips Konyol Menikah Beda Agama

Cinta memang tak ada logika, kata Agnes Monica dalam lagunya. Seorang ningrat bisa jatuh cinta kepada rakyat jelata, orang kaya bisa jatuh cinta kepada yang biasa saja, seorang putri jatuh cinta kepada seorang penggembala, bahkan banyak yang jatuh cinta meski berbeda agama. Padahal jika ditelisik lebih lanjut, pernikahan beda agama itu jelas belum dilegalkan di Indonesia.

Apalagi, Undang-undang yang dibuat oleh pemerintah sepertinya sudah tegas dalam mengatur polemik ini. Seperti disebutkan dalam UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan (”UUP”)  dalam Pasal 2, ayat 1 yang berbunyi:

“Perkawinan adalah sah, apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agamanya dan
kepercayaannya itu” Sumber.

Dalam ayat itu seudah jelas sekali bahwa menikah beda agama belum diakui di hukum Indonesia bukan?

Namun dalam artikel kali ini, Hipwee ingin memberi beberapa solusi untuk kamu yang benar-benar ingin melangsungkan pernikahan nantinya. Konsekuensi pikul sendiri yeee….

 

1. Kalau kamu punya banyak uang, menikah di luar negeri aja seperti yang sering dilakukan oleh para selebritis tanah air.

Jika kamu memang punya uang lebih, menikah di luar negeri seperti yang dilakukan oleh para seleb bisa kamu jadikan pilihan. Singapura maupun Australia mungkin adalah negara-negara yang paling dekat dengan Indonesia.

Namun tetap saja anggapan ini seringkali keliru. Pernikahan di luar negeri ini bukan tanpa masalah. Jika kamu memutuskan untuk menikah diluar negeri, maka pernikahanmu sah secara hukum sana, namun belum tentu sah secara hukum Indonesia.

 

2. Jika tak punya uang untuk menikah di luar negeri, ajak pasanganmu untuk “sementara” masuk ke agamamu.

Minta pasangan pindah agama untuk sementara

Kamu yang bukan horang kayah pasti berpikir puluhan kali sebelum terbang keluar negeri. Untuk sementara, ajak saja pasanganmu untuk “sementara” masuk kedalam agama yang kamu yakini. Jika dia memang benar-benar cinta, dia pasti akan mengabulkan permintaanmu. Toh, ini hanya dilakukan pada waktu prosesi pernikahan. Syukur-syukur jika pasanganmu ‘cocok’ dengan agama yang kamu yakini.

 

3. Atau sebaliknya, kamu yang “sementara” waktu mengikuti keyakinan pasanganmu.

Kamu yang ikut dia?

Kebalikan dari poin nomor dua diatas, kamu bisa untuk “sementara” waktu meyakini agama pasanganmu. Jika kamu memang benar-benar cinta, pasti kamu akan melakukan hal tersebut bukan? Yah, hanya untuk sementara waktu, paling cuma butuh hitungan hari atau bulan saja.

 

4. Kamu dan pasanganmu tak mau mengalah? Kalian berdua sama-sama keluar dari agama masing-masing dan memeluk agama baru untuk sementara waktu.

Sama-sama memeluk agama baru

Jika kalian berdua tak ingin mengalah, keluar saja dari agama masing-masing dan sama-sama memeluk agama baru. Baru setelah menikah kalian bisa kembali ke agama masing-masing. Namun sekali lagi, tentunya resiko dicibir keluarga, kalian sendiri yang nanggung lho ya..

 

5. Buat yang nggak mau dosa dan ribet urus ini-itu, nikah di Facebook ajah..

Nikah di fesbuk ajah...

 

Bagi kamu yang nggak mau ribet dengan segala tetek bengek pernikahan yang selain menguras tenaga juga menguras kantong kamu, nikah aja lewat Facebook. Nggak tahu gimana caranya? Ikuti aja instruksinya disini.

Nggak perlu nyediain makanan serta katering, nggak perlu menyediakan kursi maupun atribut pernikahan lain, udah deh, kamu udah resmi jadi suami/istri orang seperti terlihat pada gambar diatas. Mudah, murah, aman, nyaman, dan pastinya hemat bukan? Kamu hanya perlu modal komputer dan koneksi internet:)

 

6. Living together wihout married?

Yakin mau tinggal bersama tanpa nikah?

Mungkin saran ini terdengar ekstrem, tapi siapkah kamu untuk menanggung resiko dikucilkan keluarga dan masyarakat atas nama cinta?

 

7. Namun, bagi kalian yang tak ingin mempermainkan perintah Tuhan dengan berpindah-pindah agama, ada solusi lain yang lebih bijak, yaitu : Nggak usah nikah beda agama.

Berpisah

Tak peduli betapapun cintanya kamu kepada kekasihmu, namun bukankah iman dan agama tak bisa dipermainkan? Hanya demi mendapat pengakuan dari pemerintah, kalian rela mempermainkan iman dengan cara berpindah-pindah agama. Bukankah hal tersebut sama saja dengan mengolok-olok Tuhan?

 

Jika kamu memang benar-benar cinta kepada seseorang yang memiliki keyakinan berbeda, mungkin kamu bisa mencari solusi lain yang lebih bijak? Mungkin kalian yang lebih tahu, bisa menyebut solusi alternatif soal menikah beda agama di kolom komentar.

Tak ada salahnya pula mempelajari hukum Indonesia dengan membaca tautan berikutini. Selamat mencari jodoh, ya…

 

Original source:

http://www.hipwee.com/hiburan/7-tips-konyol-menikah-beda-agama/

Facebooktwittermail

Kelak Saat Kamu Jadi Orang Tua, Sebaiknya Jangan Izinkan Anakmu Melakukan Hal-Hal Ini!

|

 

Mempunyai anak tentu akan menjadi momen paling membahagiakan dalam hidupmu. Sang buah hati yang sudah kamu tunggu-tunggu akhirnya datang mengisi duniamu. Segala denyut kehidupanmu seperti berubah. Kamu pun bertumbuh jadi pribadi yang baru dengan tanggung jawab yang baru pula. Di tanganmu lah masa depan buah hatimu bersandar.

Sebagai orang tua, kamu tentu selalu ingin membuat anakmu bahagia. Namun, hal itu bukan berarti kamu menuruti setiap apa yang diinginkannya. Banyak hal yang perlu kamu pertimbangkan ulang sebelum memberikan apa yang mereka inginkan. Penolakanmu mungkin akan membuat kesal, menangis, atau bahkan marah. Tapi percayalah, bahwa keputusan yang kamu ambil memang tepat terutama bagi masa depan mereka kelak.

 

 

Anak-anakmu harus dididik untuk bersosialisasi. Tak sepatutnya mereka menatap layar gadget dan televisi sepanjang hari

Menatap gadget terlalu lama bahaya bagi kesehatan mata

Saat kita masih anak-anak, tayang televisi untuk anak-anak sangat terbatas. Rasanya, hanya di Minggu pagi atau Sabtu sore kita bisa menyaksikan kartun kesayangan kita di layar kaca. Kondisi tersebut jauh berbeda dengan saat ini. Tayangan anak-anak hampir setiap hari muncul di layar kaca.

Hal itu masih ditambah perangkat gadget seperti tablet yang bisa mengakses internet dan memutar tontonan untuk anak-anak sepanjang waktu. Tanpa batas! Tak heran, tablet saat ini menjadi senjata paling ampuh bagi orang tua untuk menenangkan anaknya. Tapi tahu kah kamu bahwa menatap layar tablet berlebihan dapat mengganggu penglihatan anakmu? Belum lagi dampak sosial yang berakibat anak jadi cenderung malas bergaul dan egois. Mereka menjadi tak lagi peka dan perasa dengan apa yang terjadi di sekitarnya.

 

 

Mengendarai motor saat belum cukup umur adalah hal yang berbahaya. Mengizinkan mereka menandakan bahwa orang tua tak bisa bersikap bijaksana

Sangat berbahaya!

Secara hukum, anak di bawah umur yang belum mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM) mengendarai kendaraan bermotor sudah jelas menyalahi aturan. Ketika terjadi kecelakan, orang tua lah yang harus menanggung hukumannya karena dianggap lalai mengawasi anaknya. Meski kelak kamu menganggap anakmu sudah pandai membawa kendaraan bermotor sendiri, tapi kamu tidak bisa mengontrol perilakunya di jalan.

Anak-anak di bawah umur cenderung masih emosional di mana dia mungkin ingin menunjukkan kehebatnnya dalam berkendara. Mereka lebih suka berkendara dengan kecepatan yang tinggi dan kurang waspada. Anak-anak di bawah umur masih belum berpikiran panjang sehingga ketika berkendara tidak memikirkan dirinya sendiri dan sekitarnya. Jika kamu sayang dengan anakmu, tentu kamu tidak akan membiarkan mereka berkendara sendiri ketika belum cukup umur ‘kan?

 

 

Mereka sebaiknya bergaul dengan teman-teman seusianya. Pikirkan pengaruh negatif yang mengancam mereka saat berkawan dengan orang dewasa

Perhatikan pergaulan mereka

Saat ini orang bisa bebas berinteraksi dan memiliki jaringan dari mana saja dengan bantuan jejaring sosial. Begitu pula dengan anak-anak. Tanpa pikir panjang, anak-anak sering menerima permintaan pertemanan melalui jejaring sosial. Mereka justru bangga ketika memiliki banyak teman di jejaring sosial, walaupun sesungguhnya tidak kenal betul siapa orangnya.

Hal ini tentu sangat berbahaya. Pernah dengar ‘kan ketika banyak kasus penculikan bermula dari perkenalan di jejaring sosial? Untuk itu, kelak jika kamu menjadi orang tua pantaulah terus kegiatan anakmu termasuk pergaulannya di dunia maya. Setiap saat cek lah teman-temannya di jejaring sosial. Kalau ada yang kamu rasa tidak kenal dan tidak wajar, tak perlu enggan untuk bertanya langsung padanya. Jangan bosan mengajarinya untuk menggunakan teknologi secara positif.

 

 

Anakmu kelak akan bertumbuh dewasa, tapi bukan berarti dirinya boleh dewasa sebelum waktunya

Enggak mau kan anakmu begini?

Setiap anak selalu tak ingin dianggap anak kecil. Tak jarang banyak anak-anak yang berusaha tampil dewasa melebihi usianya agar mendapat pengakuan. Tentu ini akan berdampak bahaya bagi pertumbuhannya. Mereka bisa dewasa sebelum waktunya. Agar ini tak terjadi, kelak ketika kamu menjadi orang tua, perlakukan lah anakmu seperti seorang teman. Beri lah mereka tanggung jawab sehingga tak merasa dianggap seperti seorang anak kecil terus menerus.

 

 

Mengajarkan bahasa asing pada anak tentu sah-sah saja, namun jangan sampai mereka tak piawai berbahasa Indonesia

Bahasa Asing memang keren, tapi jangan lupa mengajarkan bahasa ibu padanya

“Rio sekarang kelas berapa?”

“Second grade, Grandmom!”

Memiliki anak yang jago bahasa asing memang membanggakan. Namun, jangan sampai mereka hanya pintar berbahasa asing tapi lupa dengan bahasa ibunya sendiri, apalagi bahasa daerah. Memang saat ini lebih bergengsi menyekolahkan anak di sekolah internasional dengan bahasa Inggris atau Mandarin sebagai pengantarnya. Ya, tidak salah memang. Toh era globalisasi dan kemajuan zaman menuntut generasi kita memiliki kemampuan berbahasa asing yang mumpuni.

Tapi, alangkah baiknya jika kamu juga membiasakan anak-anakmu untuk menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa daerah sehari-harinya. Bagaimana pun, anakmu lahir dan tumbuh di Indonesia sehingga sebaik-baik bahasa yang ia gunakan adalah bahasa nasional yang menunjukkan identitasnya sebagai seorang warga negara. Dan bekal inilah yang akan membuatnya lebih mudah bergaul dalam lingkungan sosialnya.

 

 

Menyantap fast food dan penganan impor juga boleh-boleh saja. Tapi coba tanyakan pada mereka, bagaimana rasanya klepon dan bakpia?

Yang enak dan praktis belum tentu sehat

Generasi saat ini sering kali disebut dengan generasi instan di mana-mana serba mudah, cepat, dan praktis. Termasuk dalam hal makanan. Tak dipungkiri kalau anak-anak sekarang lebih suka makan-makanan fast food yang selain enak juga kadang berhadiah mainan. Tempat makannya pun menyediakan arena permainan secara gratis.

Ketika kelak kamu menjadi orang tua, bolehlah sekali-sekali mengajak anakmu ke sana. Namun, kamu perlu mengontrolnya agar jangan sampai mereka kecanduan mengkonsumsi makanan tersebut. Sudah banyak riset yang mengatakan makanan siap saji banyak mengandung kolestrol dan tidak sehat. Lebih dari itu, anak-anakmu sepaptunya diperkenalkan pada penganan-penganan khas Indonesia. Lidah mereka haruslah terbiasa memakan klepon, bakpia, sayur asem, hingga tempe bacem. Dan perkara apa yang mereka makan bukanlah hal yang sepele, karena apa yang mereka nikmati menunjukkan identitas dan jati diri mereka yang sesungguhnya.

 

Intinya, tidak ada salahnya memperkenalkan tren atau hal-hal baru pada anakmu kelak. Sejauh masih dalam batasan wajar tentu tidak ada yang pantas dipersalahkan. Namun salah satu yang terpenting adalah soal pengawasan. Pastikan kelak kamu punya waktu yang cukup untuk memberi perhatian dan mendampingi  anak-anakmu agar kelak dirinya dapat tumbuh menjadi manusia yang berkualitas.

“Karena udah ngomongin soal anak, jadi kamu kapan nikahnya?” Hehehe:)

 

Original Source:

http://www.hipwee.com/feature/kelak-saat-kamu-jadi-orang-tua-sebaiknya-jangan-izinkan-anakmu-melakukan-hal-hal-ini/

Facebooktwittermail

Meski Uang Dapat Membuatmu Bahagia, Bukan Berarti Kamu Bisa Membeli Segalanya

|

 

Siapa sih yang gak pengen punya uang? Di peradaban modern ini, uang memang memiliki peran yang penting dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, uang bisa jadi motif paling logis yang digunakan untuk menggerakkan manusia.

Ya, jadi orang kaya yang punya banyak uang pastilah bisa membuatmu bahagia. Kamu bisa membeli barang-barang yang kamu suka tanpa perlu banyak perhitungan sebelumnya. Tapi siapa yang masih percaya bahwa uang mampu membeli segalanya? Semoga tidak ada, karena di dunia ini ada hal-hal yang sangat berharga, yang tak ternilai harganya dan tak bisa dibeli dengan berapa banyak uang yang kamu punya.

 

 

1. Masa lalu tak akan bisa kembali. Waktu yang sudah berlalu pun tak mungkin bisa diulang lagi

Waktu yang berlalu gak bisa dibeli

Bisakah kamu membeli waktu? Membayar sejumlah uang agar waktu yang telah lewat bisa kembali? Waktu yang benar-benar kamu miliki adalah saat ini. Sekalinya berlalu, kamu gak akan mendapatkannya kembali.

Pergunakan waktumu saat ini sebaik mungkin untuk mempersiapkan diri pada waktu yang akan datang. Akan jadi apa kamu nanti, semua ditentukan oleh apa yang kamu lakukan saat ini. Bukan uang.

 

 

2. Kamu bisa membeli kesenangan, tapi mustahil jika kamu ingin membeli kebahagiaan

Kebahagiaan

Uang bisa membeli kebahagiaan? Masa sih? Well, uang bisa membeli kesenangan, bukan kebahagiaan. Kesenangan sifatnya hanya sesaat aja, yang kemudian akan diikuti dengan kehampaan.

Kebahagiaan yang sebenarnya adalah suatu keadaan pikiran yang cuma bisa kamu peroleh dari dalam dirimu. Bukan dari suatu kejadian, tempat, benda, ataupun manusia. Kamu punya pilihan untuk bahagia atau menderita.

 

 

3. Kamu yang sedang menjalani hubungan pasti mengerti bahwa cinta dan uang adalah dua hal yang jauh berseberangan

Cinta

Cinta atau kasih sayang itu spesial, perasaan ajaib yang akan membuat kita utuh sebagai manusia. Dan perasaan ini sejatinya susah untuk didapatkan dan gak bisa dibeli dengan uang.

Satu-satunya cara membeli cinta adalah dengan menjadi diri sendiri dan memberikan cinta yang tulus ke semua orang di sekelilingmu. Lepas topengmu, maka cinta akan menerimamu dengan tulus.

 

 

4. Uang bukan segalanya, karena kebijaksanaan dan kedewasaan akan datang dengan sendirinya

Kebijaksanaan diraih dari pengalaman

Kebijaksanaan datang dari pengalaman hidup. Semakin banyak pengalaman yang kamu alami dalam hidup, kamu akan makin memahami mengapa dan bagaimana semua berlangsung. Kamu mengambil pelajaran dari setiap kegagalan yang kamu buat, dan pelajaran-pelajaran hidup itulah yang membuat dirimu bijaksana. Semua itu gak bisa terbeli dengan uang.

 

 

5. Bakat ibarat hadiah dari Tuhan. Ia muncul dengan sendirinya tanpa perlu dibayar

Bakat harus ditemukan, bukan dibeli

Tiap orang dilahirkan dengan bakat yang unik. Ada orang-orang yang bakatnya udah keliatan dari kecil, tapi ada juga orang-orang yang perlu waktu lebih lama untuk menemukan bakat terpendamnya.

Terlepas dari cepat atau tidak kamu menemukan bakatmu, kamu adalah orang yang akan dengan mudah mampu menguasai bidang itu. Dan menemukan bakat alamimu ternyata gak bisa dilakukan dengan cara memberi uang.

 

 

6. Rasa ingin tahu adalah modal untuk meraih kesuksesan. Kamu tak bisa membelinya begitu saja

Rasa ingin tahu

Kamu mungkin masih ingat bahwa saat kecil, kita punya rasa ingin tahu yang besar. Kita pengen tau ini apa, itu apa, lalu menjelajah dengan berani. Saat dewasa, kita mulai kehilangan rasa ingin tahu itu, karena digantikan oleh rasa takut: takut gagal, takut jatuh, atau takut hilang. Padahal, rasa ingin tahu adalah modal kesuksesan yang penting.

 

 

7. Butuh proses panjang untuk membangun rasa percaya. Ketika sudah rusak, uang pun tak mampu berbuat apa-apa

Kepercayaan

Kepercayaan adalah nilai penting yang dimiliki manusia dalam menjalin suatu hubungan. Menjaga kepercayaan adalah tanggung jawab yang krusial, karena tanpa itu kita akan dicibir oleh orang lain.

Kepercayaan itu susah didapatkan, dan kalo rusak, bakal lebih susah lagi untuk mendapatkannya kembali. Uang gak bisa membeli kembali kepercayaan yang udah rusak, kamu cuma bisa mendapatkannya lewat upaya memperbaiki diri yang sangat panjang.

 

 

8. Setiap orang punya tujuan hidupnya sendiri yang tak bisa dibeli saat kamu iri dengan apa yang orang lain miliki

Apa tujuan hidupmu?

Tiap orang pasti punya tujuan hidup, baik itu hal sederhana kayak jadi orang yang jujur atau yang lebih kompleks, misalnya jadi presiden. Tujuan hidup itu sendiri datangnya dari dalam dirimu, saat kamu bisa merasa bahagia karena kamu melakukan apa yang kamu senangi.

Kamu merasa positif dan energik saat menjalani hal yang memang sesuai dengan kata hidup dan tujuan hati. Perasaan seperti itu gak tergantung sama uang. Dorongan itu datang dari dalam, di mana dirimu telah sekian lama menanti dengan antusias untuk menemukannya.

 

 

9. Kedamaian jiwa itu datangnya dari hati, bukan perkara materi yang kamu punyai

Kedamaian jiwa

Kedamaian jiwa gak bisa dibeli dengan uang, tapi hanya bisa didapatkan dengan mental positif serta keberanian untuk memaafkan diri sendiri dan orang lain atas kesalahan yang terjadi di masa lalu. Uang tidak bisa membantumu untuk melepaskan amarah, dendam, iri hati dan rasa takut. Bahkan, terkadang justru uanglah yang menjadi sumber semua itu.

 

 

10. Kelak setelah kita mati, uang pun tak akan mampu membeli kehidupan itu kembali

Kehidupan

Kehidupan, atau nyawa, bukanlah hal yang bisa dihadirkan setelah kamu menyerahkan sejumlah uang. Kehidupan adalah keajaiban yang sering luput dari perhatian kita, karena kita udah mendapatkannya dari lahir.

Kalau ada masalah, misalnya kesehatan, baru deh kita perhatian. Uang cuma bisa menjaga kita tetap sehat, membiayai dokter dan obat-obatan untuk menyembuhkan kita, tapi gak bisa mengembalikan kehidupan yang telah pergi.

 

Kembali lagi ke esensinya, uang hanyalah alat yang diciptakan manusia untuk memudahkan tukar-menukar. Di tangan yang satu, uang bisa digunakan untuk membangun. Tapi di tangan yang lain, uang bisa dijadikan alat untuk menguasai. Yang pasti, uang gak bisa membeli segala hal yang kamu inginkan.

Artikel ini terinspirasi dari laman Lifehack. Artikel asilinya bisa dilihat disini.

 

Source:

http://www.hipwee.com/motivasi/hal-hal-tak-ternilai-yang-gak-bisa-dibeli-dengan-uang/

Facebooktwittermail

Suka-Duka Kehidupan yang Pasti Dialami Oleh Para Mahasiswa Exchange di Luar Negeri

Kontribusi dari Ardhananeswari Pradipta |

 

Berkesempatan belajar di luar negeri memang merupakan pengalaman yang baru dan sangat berharga. Apalagi menjadi student exchange, dengan waktu yang tidak begitu lama kita diberikan kesempatan untuk belajar di luar negeri selama satu atau dua semester lamanya.

Menjadi student exchange memang susah-susah seru. Kita dihadapkan dengan budaya baru, orang-orang berbeda, dan beradaptasi dengan lingkungan baru. Tidak hanya itu, kita juga harus beradaptasi dengan sistem belajar di negeri tersebut agar kelak ketika kembali ke Tanah Air, ilmu yang kita dapatkan dari negeri seberang dapat kita manfaatkan di kemudian hari.

Namun, kuliah di luar negeri tentu ada banyak tantangan baru yang harus dihadapi, mulai dari suka maupun dukanya. Memang apa saja sih hal-hal ‘seru’  yang hanya dialami dan dirasakan oleh mahasiswa ketika ber-student exchange? Simak aja langsung yuk!

 

1. Internet bagaikan udara bagimu. Tanpa internet di genggaman, kamu bisa mati gaya seketika.

Internet smartphone untuk berkomunikasi dengan keluarga.

Internet pada smartphone atau laptop merupakan hal yang paling penting ketika menjadi student exchange. Tidak hanya bermanfaat dalam membantu mencari referensi buat tugas, namun tentunya juga dalam berkomunikasi.

Berkomunikasi dengan keluarga dirumah sekarang lebih mudah dengan internet. Jika dulu berada di luar negeri kita terkendala mahalnya tarif komunikasi dengan keluarga di rumah, kini dengan jaringan internet kita bisa berkomunikasi dengan keluarga dengan mudah menggunakan video maupun voice call.

Selain itu internet juga bermanfaat ketika ia memiliki fitur penerjemah. Hidup di negara lain memang memaksa kita untuk berkomunikasi dengan bahasa Inggris, atau bahasa lokal. Kalau bingung nyari kata dalam bahasa tersebut, tinggal buka aplikasi penerjemah deh. Makanya ketika tidak ada WiFi atau paket data habis, dijamin mati gaya!

 

2. Tinggal di negeri orang memaksamu harus mengerti bahasa setempat. Otomatis kamu dapat les gratis belajar bahasa lokal deh!

Itung-itung les bahasa asing gratis

Ketika berada di negeri lain, kita diharuskan untuk bisa berkomunikasi dengan bahasa lokal dengan baik atau minimal berbahasa Inggris. Tujuannya jelas, agar kita bisa belajar dengan baik ketika di kampus dan berkomunikasi dengan penduduk sekitar. Maka dari itu, mahasiswa yang belajar di luar negeri akan mendapatkan les bahasa asing gratis karena mau nggak mau kita harus mengerti bahasa tersebut.

Apalagi kalau kalian yang berkesempatan belajar ke negeri yang menggunakan bahasa lokal seperti Jepang, Korea, atau Cina. Meskipun ketika berangkat cuma bisa bahasa Inggris, balik-balik pasti udah bisa dua bahasa.

 

3. Cobaan pertamamu saat menginjakkan kaki di negeri orang adalah jet lag dan pertanyaan-pertanyaan konyol tentang Indonesia yang datang bertubi-tubi.

Jet lag oh jet lag

Semua yang ke luar negeri pasti jet-lag, biasanya mengenai waktu. Masalah ini juga sangat biasa dialami oleh exchange student. Terutama mengenai menyesuaikan waktu sholat untuk yang muslim.

Selain itu, exchange student biasanya juga sering dihadapi dengan pertanyaan-pertanyaan konyol dari teman asing mengenai Indonesia. Misalnya saja:

“Indonesia itu mananya Bali?”

“Surabaya itu dekat ngga sama Aceh?”

Dan masih banyak lagi. Jadi exchange student harus banyak menahan tawa dan sabar dalam memberikan penjelasan atas rasa ingin tahu mereka.

 

4. Momen pelik adalah ketika kamu punya teman yang belum mahir berbahasa Inggris. Mau tak mau kamu harus ngobrol menggunakan bahasa tubuh dengannya.

Kadang harus pake bahasa isyarat

Hal ini memang dialami oleh banyak orang yang berada di luar negeri. Namun terasa lebih pelik ketika menjadi student exchange, dimana kalau misalnya saja teman seasrama tidak mahir berbahasa Inggris.

Ketemunya tiap hari, tapi mau ngobrol bingung — duh, awkward moment banget!  Daripada diem-dieman kaya orang marah-marahan, kita ngobrol dengan orang-orang tersebut dengan cara apapun. Entah bahasa isyarat, atau mengandalkan aplikasi penerjemah. Ya, yang penting saling paham aja deh…

 

5. Rindu masakan tanah air itu rasanya seperti rindu dengan pacar yang LDR. Mulai dari rupa, aroma, hingga rasa semuanya ngangenin!:D

Tempe penyet begini nih yang bikin kangen!

Hidup di negara lain tentunya kita akan banyak makan makanan negeri tersebut. Tidak jarang pula kalian di awal-awal waktu belajar sering jalan-jalan dan melakukan wisata kuliner masakan lokal. Icip-icip sana-sini. Tapi lama kelamaan kangen juga dengan masakan Indonesia.

Jadi ketika bertemu dengan masakan Indonesia di negeri tersebut pastilah diserbu untuk melepas rindu, meskipun itu sekedar nasi putih dengan tempe penyet atau bakso. Berapapun harganya pasti ditebas aja asal bisa kangen-kangenan dengan masakan Indonesia.

 

6. Seperti pegawai kantor yang selalu bahagia di tanggal 25, parastudent exchange juga bahagia tiada tara saat mendengar kabar, “kiriman sudah masuk!”.

Kiriman sudah masuk! Yeay...

Beruntunglah kamu yang dapat kesempatan belajar di luar negeri dengan beasiswa yang full-covered sekalian dengan biaya hidup (meskipun tidak banyak). Kiriman dari orang tua tentunya menjadi pasokan finansial utama, tetapi kadang itupun harus ekstra pengiritan.

Ketika menjadi exchange student, tidak mudah mencari kerja part-time seperti di tanah air. Keadaan finansial di rumah pun pasti naik-turun. Maka dari itu exchange student harus pintar-pintar mengatur finansial dari kiriman orang tua. Kalau kreatif bisa memberikan jasa-jasa tertentu pada teman untuk menambah pemasukan.

Oh iya, tidak hanya di tanah air, exchange student pun akrab dengan mie instan kok untuk menghemat biaya hidup.

“Sejauh apapun kamu menuntut ilmu, makannya tetep mie instan!”

*kecup mesra penemu mie instan

 

7. Nggak cuma rajin ngecek jumlah duit di dompet, anak student exchange juga rajin banget ngecekin kurs rupiah!

Ngecek kurs rupiah

Masih berhubungan dengan finansial, exchange student pasti paling update dengan persoalan kurs rupiah. Karena di banyak negara, nilai rupiah bisa sangat mahal, dan tentunya berdampak pada biaya hidup. Maka dari itulah, seorang exchange studentbisa lebih update dalam urusan kurs Rupiah melebihi bank maupun bursa efek! :p

 

8. Bertemu dengan orang sesama Indonesia itu rasanya seperti bertemu dengan keluarga dan sahabat yang lama tak jumpa — bahagianya tak terhingga!

Seperti bertemu keluarga sendiri.

Di berbagai negara pasti ada Persatuan Pelajar Indonesia (PPI). Nah, disitu kamu akan bertemu dengan pelajar lain dari Indonesia yang tentunya keren-keren dan kece-kece dengan segudang prestasi. Momen tersebut bisa dimanfaatkan dengan saling bertukar informasi dan ngobrol dengan bahasa Indonesia tentunya.

Keharusan berbahasa asing tiap hari kadang juga bikin capek hati lidah, jadi momen tersebut bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya biar nggak gagap ngomong bahasa Indonesia. Lebih bahagia lagi kalau bertemu dengan yang se-daerah asal, jadi bisa ngobrol dengan bahasa daerah. Rasanya udah seperti ketemu keluarga sendiri. Bahagia itu sederhana pokoknya!:)

 

9. Ngurus hidup sendiri aja kadang ribet, tapi kamu masih harus ngurusin perpanjangan visamu yang juga gak kalah ribet!

Ribetnya perpanjangan visa

Membuat atau memperpanjang visa pelajar untuk negara manapun tentunya ribet. Dengan berbagai syarat dan ketentuan yang wajib dipenuhi, exchange student harus jumpalitan menghadapi ribetnya urusan visa. Karena visa adalah identitas resmi ketika hidup di negeri orang, kalau lalai sedikit bisa-bisa kamu dikirim pulang ke negeri sendiri lewat paket kilat, hehehe…

 

10. Kamu akan terkesan dengan sistem belajar di kampus barumu itu. Kamu merasakan pengalaman belajar yang berbeda dari yang biasanya.

Mengikuti sistem belajar yang baru

Diterangkan dengan dosen asing belajar dengan teman-teman asing merupakan sensasi yang berbeda. Selain itu kita juga dihadapkan dengan literatur-literatur berbahasa asing pula. Di dalam kelas kalian dituntut untuk lebih aktif dan tidak jarang juga harus bekerja kelompok dengan teman-teman asing.

Di banyak negara sudah pasti memiliki model pembelajaran yang berbeda dengan perkuliahan di Indonesia. Kamu bisa merasakan sensasi keseruan belajar yang berbeda dengan saat belajar di Indonesia. Dan ini tentu bisa kamu contoh dan terapkan pada dirimu sendiri. Selain itu, di negara-negara tersebut kita bisa menemukan banyak literatur penting yang tidak ada di kampus-kampus Indonesia. Literatur-literatur tersebut bagai harta karun yang tak ternilai bagi seorang mahasiswa.

Tentu saja ini nggak hanya dapat dimanfaatkan ketika berkuliah di negeri tersebut saja, namun juga untuk bahan belajar di kampus asal. Pengalaman belajar yang berbeda ini sudah pasti akan membuka wawasanmu lebih lebar lagi tentang dunia pendidikan.

 

11. Yang paling mengasyikkan dari perjalanan studimu di luar negeri ini adalah, kamu bisa punya teman-teman baru yang berasal dari berbagai negara!

Kamu punya banyak teman baru dari berbagai  negara

Kamu mungkin berangkat bareng teman dan juga akan bertemu dengan orang yang sama-sama berasal dari Indonesia. Namun tidak ada yang lebih mengasyikkan dari berteman dengan warga lokal.

Menjalin pertemanan dengan warga lokal, kita bisa belajar budaya lokal yang ada di negeri tersebut. Selain sekadar jadi teman, mereka juga bisa jadi guide pribadimu selama hidup di negerinya. Mereka juga bisa merekomendasikan banyak hal dari mulai urusan kuliah dan jalan-jalan. Se

Ketika pulang kembali ke Indonesia, teman lokal dan teman asingmu tersebut adalah link yang kamu punya di negara-negara luar yang kelak akan banyak bermanfaat buatmu. Rugi rasanya kalau udah jauh-jauh ikut student exchange tapi gak bisa dapat teman-teman yang baru!

 

12. Selain belajar, ikut student exchange adalah kesempatan untuk melihat dunia yang lebih luas buatmu. Time to travel the world! 

Time to travel the world!

Waktu yang dimiliki exchange student memang tidak banyak, namun bukan berarti tidak bisa jalan-jalan. Namanya juga mahasiswa, harus bisa dan harus tahu bagaimana cara memanfaatkan berbegai kesempatan dalam kesempitan. Sesibuk dan sepadat apapun jadwal kuliah, pokoknya gak ada toleransi untuk nggak jalan-jalan menikmati pengalaman baru ini. Time to travel the world, deh!

Menjelajah tempat wisata khas negara tersebut hukumnya wajib, karena tentunya akan menjadi kenangan tersendiri. Selain itu, jika kita berkesempatan untuk berkunjung dan jalan-jalan ke negara lain yang berdekatan dengan negara yang kita tinggali. Misalnya saja exchange ke Eropa, kita punya kesempatan yang luas untuk menjelajah ke negara-negara tetangga!

 

13. Setibanya kembali di Indonesia, kamu harus berurusan dengan transfer credit mata kuliah. Dan kamu pun akan kuliah bareng adik angkatan.

Ribet urus transfer kredit mata kuliah

Ketika balik ke kampus negeri asal, beberapa mahasiswa melakukan transfer mata kuliah yang sudah terambil di negeri lain dengan mata kuliah yang belum terambil di kampus asal. Terkadang proses ini juga cukup ribet karena harus benar-benar menimbang apakah yang mata kuliah yang kita ambil di kampus luar sama dengan kampus asal.

Namun mata kuliah yang tidak dapat di transfer bukan berarti tidak berguna, karena transkrip yang kita dapatkan di kampus luar negeri juga akan sangat bermanfaat nantinya ketika lulus. Selain itu, kita juga diharuskan untuk mengambil mata kuliah wajib yang belum terambil pada semester yang kita tinggalkan. Kau sudah begini, pastinya kita akan banyak mengambil kelas dengan adik angkatan. Nggak masalah, siaa tahu dapat jodoh bisa nambah teman lagi ‘kan? :p

 

Itulah tadi lika-liku hidup menjadi exchange student. Meskipun tidak memiliki waktu yang banyak untuk tinggal di luar negeri, dan harus meninggalkan satu atau dua semester di kampus asal, namun menjadi exchange student adalah pengalaman baru yang akan sangat berharga dan bermanfaat!

Menjadi exchange student juga harus bisa menjadi kontributor perubahan ketika kembali ke kampus asal kelak. Karena apa yang kita dapatkan di negeri seberang, harus kita salurkan dan manfaatkan sebaik-baiknya di negeri asal. Kalau ada kesempatan untuk ikut student exchange, jangan ragu lagi untuk ikutan. Dijamin nggak nyesel!:D

 

Original source:

http://www.hipwee.com/daripembaca/suka-duka-kehidupan-yang-pasti-dialami-oleh-para-mahasiswa-exchange-di-luar-negeri/

Facebooktwittermail

10 Hal yang Wajib Kamu Pahami dengan Khusyuk Jika Ingin Sukses Jadi Pejuang LDR!

Kontribusi dari Twentyna Junita Tambunan |

 

Long Distance Relationship — bagi sebagian orang mungkin sangat sulit untuk menjalaninya. Bahkan tak sedikit para pelaku LDR ini memutuskan untuk mengakhiri hubungannya karena tak tahan akan perbedaan ruang, jarak dan waktu yang begitu jauh.

Di balik kekurangannya, padahal hubungan LDR memiliki seni dan keunikan tersendiri. LDR bisa menjadi ujian bagi perjalanan cinta kamu dan si dia. Suka dan duka akan dijalani bersama meski harus diderai air mata. Kalau kita bisa mengambil hikmah dan menjalaninya dengan setulus hati, LDR akan menjadi perjalanan cinta yang indah.

Memang kenyataannya tak semudah teori sih, tapi setidaknya dengan beberapa keyakinan dan kepotimisan setidaknya kamu punya modal untuk bisa survive dalam menjalani hubungan LDR. Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan saat menjalani LDR.

 

1. Kepercayaan adalah pondasi utama dalam menjalani LDR. Sejauh apapun jarak memisahkan, kamu dan dia wajib untuk saling percaya.

Saling percaya satu sama lain

Saat kamu berada jauh darinya, banyak hal yang menghantui pikiranmu. Kamu akan mulai mengkhawatirkan keadaanya disana, kegiatan yang dilakukannya disana, bahkan mungkin kamu akan mulai meragukan kesetiaanya. Ketakutakutan-ketakutan seperti itu adalah hal yang wajar. Tapi kembali lagi, bagaimana kamu memandang permasalahan ini.

Jika dia benar mencintaimu, dia akan tetap menjaga hatinya untukmu begitupun dengan kamu. Jadi percayalah akan kesungguhan cintanya padamu. Kalian harus saling percaya akan cinta yang sudah kalian rajut dari awal. Percaya akan keputusan yang sudah kalian jalani sekarang, dan terus saling menjaga hati dan komitmen penuh dengan perjuangan. Dan yakin seyakin-yakinnya bahwa hubungan kalian tak akan berujung pada kesia-siaan.

 

2. Di sinilah kesetiaanmu dan dirinya diuji habis-habisan. Buktikan bahwa jarak yang memisahkan bukanlah tandingan bagi hubungan kalian.

LDR menguji kesetiaanmu

Berbicara tentang kesetiaan, ini merupakan salah satu hal yang menjadi acuan kalian dalam mempertahankan hubungan jarak jauh. Banyak hal yang akan menggodamu, banyak hal yang akan meracuni pikiranmu, tapi kamu pasti punya penawarnya bukan?

Mungkin ada saatnya kamu merasa jenuh, merasa kesepian dan merasa sendiri. Ingin kamu berbagi bersama teman mu yang lainnya, atau kadang ada orang yang ingin mengajakmu bepergian. Tapi bukan kah perhatian dan kasih sayangnya lebih dari cukup? Berjanjilah pada dirimu, pada hatimu, dan pada kekasihmu bahwa kamu akan tetap setia untuknya dan jika kamu menjalaninya semuanya akan terasa lebih indah.

Namun, jika ternyata dia berani main serong di belakangmu, kamu akan tahu lebih awal bagaimana kesetiaannya padamu. Dan jika ternyata kamu pun tak kuasa untuk bermain api di belakangnya, kamu pun akan sadar ternyata dirimu belum cukup bisa memegang komitmen dengan baik. Meski sakit bukan main, tapi setidaknya kamu tahu apakah hubungan ini layak dipertahankan atau tidak.

 

3. Meski belum menikah, kamu dan dia juga perlu membuat perjanjian kecil dalam LDR supaya bisa saling mengingatkan satu sama lain.

Buat janji LDR

Pernahkah kalian membuat sebuah janji? Pasti sebelum kalian berpisah kalian akan membicarakan hal-hal yang penting dengan hubungan kalian berdua nantinya. Sebuah janji harus ditepati, apabila janji itu diingkari maka kepercayaan dan kesetiaan itu akan kandas juga.

Memangnya perlu ya membuat janji LDR? Ya, janji LDR bisa berfungsi bsebagai pengingat dan juga penguat komitmen. Bagi kamu yang sudah pernah nonton Kambing Jantan, pasti tau apa itu janji LDR bukan? Janji LDR :

  1. Menjalankan long distcance relationship dengan pacarku.
  2. Akan menjaga komunikasi yang berkesinambungan.
  3. Untuk bertemu lagi dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.

Saat kalian berdua mengucapkan janji ini, harus didasari dengan keyakinan dan keikhlasna ya. Dan apabila dalam fase pacaran kalian berada dalam fase kritis kalian bisa saling mengingatkan akan janji LDR yang telah kalian buat.

“Sayang, kamu masih ingatkan janji LDR kita nomor 2?“

 

4. Komunikasi adalah hal yang paling riskan dalam sebuah hubungan. Jangan harap bisa langgeng kalau kalian berdua tak menjaga berusaha komunikasi.

Menjaga komunikasi itu harga mati bagi pelaku LDR

Komunikasi yang berkesinambungan, ya itu merupakan salah satu janji LDR yang butuh untuk diucapkan dan juga dipraktikkan. Dalam hubungan jarak jauh, komunikasi yang baik adalah salah satu hal yang sangat penting. Jika miskomunikasi terjadi, maka akan terjadi kesalahpahaman yang akan berujung pertengkaran antara kalian berdua.

Untuk itu kalian harus berusaha untuk tetap menjaga komunikasi dengan pacar dengan baik. Baik itu melalui telpon, bbm, atau sms singkat. Meski disela-sela kesibukan yang menggunung, kamu tetap harus memberi kabar pada pacarmu kalau kamu sedang sibuk. Jangan membuatnya khawatir atau bahkan bikin dia berpikiran negatif tentangmu.

Ingatlah, jauh disana ada seseorang yang akan gelisah menanti kabarmu. Usahakan agar komunikasi kalian tetap berjalan dalam hitungan jam yah.

“Sayang, aku lagi ada kerjaan nih. Nanti aku telepon ya kalau udah beres. I love you…”

 

5. Setelah beberapa kali purnama terlewatkan seorang diri, kamu dan dia wajib meluangkan waktu untuk memechakan tabungan rindu kalian berdua.

Quality time saat bisa bertemu

Ternyata LDR itu memiliki istilah lain, yaitu Lama Disiksa rindu. Yah, bagaimana tidak rindu? Terkadang untuk bisa bertemu saja harus nunggu satu purnama! Hehehe.  Ada saatnya rindu itu datang dan sangat menyiksa. Ingin saat itu juga kamu bertemu dengannya, mungkin jika kamu punya pintu ajaibnya doraemon pasti bisa yah. Untuk itu luangkanlah waktumu dengan pasanganmu. Bukan berrarti LDR kalian tidak bisaquality time yah.

Bisa saja kalian on air, skype, atau bertemu dengan kondisi dan waktu yang tepat. Jika kalian punya waktu luang, atau hari libur cobalah untuk menghabiskannya bersama dia. Via telpon juga bisa menjadi salah satu alternatif yang baik. Kamu bisa banyak bercerita tentang hari-hari yang kamu jalani. Tak terasa nanti kalian telah melewati jam demi jam dalam hari itu.

Bagi hungungan jarak jauh, media video call bukanlah hal yang asing lagi. Nah itu dia media yang bisa membuatmu dan pasangnmu bisa bertemu dalam tempo yang sesingkat-singkatnya meski hanya bisa mendengar suaranya, melihatwajahnya, tapi tidak bisa untuk berjabat tangan dengannya. Paling tidak kalian bisa saling melepas rindu satu sama lain ‘kan?

 

6. Kata siapa menjalani LDR gak bisa romantis? Bentuk perhatian sekesil apapun justru akan jadi suatu hal yang sangat manis buat pasanganmu.

Berikan perhatian yang lebih tapi sewajarnya

Bersama terbitnya mentari, cobalah untuk menyapa dia melalui pesan singkatmu, itu akan menunjukkan bahwa kamu akan memulai hari-harimu bersamanya.

 

“ Selamat pagi sayang, jangan lupa makan ya. Jaga kesehatan, pola makannya diperhatiin. Oh iya, jangan lupa berdoa sebelum tidur, supaya kita bisa ketemu dalam doa dan mimpi.” *Eeaaaa

 

7. Tak ada cinta yang tak butuh pengorbanan. Terlebih bagi kamu yang LDR, pengorbananmu pasti jauh lebih besar dari pasangan-pasangan lainnya.

Tunjukkan pengorbananmu

Kasih sayang dan pengorbanan membuktikan seberapa besar cintamu untuknya. Apa sih yang kamu korbankan? Waktu? Uang? Tenaga? Adanya jarak antara kalian bukan berarti kalian tidak bisa bertemu dan berbagi kasih sayang bukan?

Kalian masih bisa merencanakan kapan waktu yang tepat untuk bertemu, menghabiskan waktu bersama meski harus menempuh perjalanan yang sulit atau hanya bisa bertemu dalam hitungan menit saja.

Atau kamu bisa mengirimkan kekasihmu kejutan-kejutan kecil. Misalnya pas momen-momen penting kalian berdua, acara ulang tahun, valentine day, anniversary, atau bahkan di hari biasa juga. Kamu bisa memgirimkan hadiah-hadiah kecil untuk kekasihmu , apalagi itu adalah hasil karyamu sendiri.

 

8. Berbaur dengan lingkungannya tentu saja bagus, namun kamu juga harus tahu batasannya. Perlu diingat bahwa waktunya bukan hanya untuk dirimu semata.

Waktunya tak hanya untuk dirimu saja

Menjalin hubungan jarak jauh bukan berarti kamu tak lagi peka dengan lingkungan si dia. Kamu masih bisa seolah-olah selalu berada dekat dengannya. Walau jauh, kamu masih bisa kan memperhatikan aktivitas dan kesibukannya. Namun perlu diingat, kamu wajib untuk tetap memberi ersonal space padanya, dan juga mengerti akan situasi dan kondisinya.

Kamu tidak boleh memaksakan bahwa waktunya hanya untukmu saja. Kamu tentunya sudah mengenal teman-teman dekatnya bukan? Komunikasi yang baik juga perlu kamu bina dengan teman-teman bermainnya, itu akan membuat hunbungan kamu dengan dia lebih baik lagi. Kamu juga bisa memperoleh kabarnya dari teman-temannya tentang aktivitasnya di sana, bukan berarti kamu stalking dan memata-matain ya.

Bayangkan jika tiba-tiba kamu tidak ada kabar dari pacar kamu, hpnya mati, dan dia sama sekali tidak bisa dihubungi seharian, hari itu merupakan hal yang tidak wajar bukan? Nah, sebaiknya kamu harus bisa menempatkan dirimu ditengah-tengah lingkungan bermainya, bukan hanya dilingkungan keluarganya yah.

 

9. Mengertilah akan ruang, jarak, dan waktu yang memisahkan. Sesulit apapun menjalani LDR, mau tak mau kamu harus bisa berdamai dengannya.

Berdamailah dengan keadaan

Ruang, jarak, dan waktu bersatu padu menciptakan rasa rindu yang luar biasa saat kamu dan dirinya masih terpisah. Adakah ruang yang membatasimu dengan dia? Ruang demi ruang mungkin harus kamu lewati agar kamu bisa mendengar suara lembutnya. Lalu jarak akan menjadi sebuah lintasan yang harus kamu rajut menjadi sebuah peta asa.

Inchi demi inchi takkan bisa kamu terjang dalam waktu 1 detik saja. Lalu kapankah sang waktu akan memberimu ruang dalam merajut asa itu? Kamu dan dia harus mengerti akan hadirnya ruang, jarak, dan waktu yang memisahkanmu dengan dia. Meski raga tak bertemu tapi jiwa kalian akan saling menyatu.

Bertahanlah, rindumu hingga cintamu menjemputmu melintasi rajutan asa, dan yakinlah bahwa semua akan indah pada waktunya. Ada kalanya kamu dan dia akan berada dalam 1 ruang , hanya dalam jarak inchi demi inchi, bahkan detak jantung jam pun akan terdengar begitu mesra.

 

10. Rajut asa dan mimpi kalian berdua lewat alunan-alunan doa. Yakinilah hubungan ini bisa bertahan hingga jarak tak lagi menghalangi pertemuan kalian berdua.

Bersama berdoa merajut asa

Banyak harapan tentunya sampai detik ini kalian bisa bersama, meskipun jarak, ruang, dan waktu begitu teganya memisahkan kalian dalam wilayah yang berbeda. Musim yang kalian alami pun bahkan tidak sama, bahkan udara yang kalian hirup memiliki kandungan senyawa yang berbeda. Bersama terbitnya mentari, jangan lupa mengalunkan doa untuknya dan untukmu agar suatu saat nanti semua harapan, impian, dan cita-cita kalian menjadi nyata.:)

 

Original source:

http://www.hipwee.com/daripembaca/10-hal-yang-wajib-kamu-pahami-dengan-khusyuk-jika-ingin-sukses-jadi-pejuang-ldr/

Facebooktwittermail

Surat untuk Ibu yang Tak Pernah Lelah Menungguku Pulang

Kontribusi dari Cicik Tri Jayanti |

 

Ibu, apa kabar desa mungil kita? Adakah yang berubah dengan tata ruang istana kecil kita? Masihkah terdengar suara krik-krik si jangkrik, gemericik aliran sungai, dan bunyi dentum kodok di sela-sela pohon perdu depan rumah? Sudah berbulan-bulan kita hanya bisa melepas kerinduan dengan mengandalkan sinyal telepon.

Masih terasa hangat kedua pipi ini saat tetes demi tetes membasah karena melihat wajahmu yang terlihat lebih renta pada satu per satu pertemuan singkat kita. Saat itu, aku baru menyadari bahwa inilah konsekuensi terberat ketika memilih memilin mimpi di kota yang berbeda denganmu.

 “Ibu, satu hal yang membuat dadaku makin hari makin sesak hidup di perantauan adalah ketika melihat wajahmu yang kian menua tanpa kehadiranku yang seharusnya menemanimu.”

 

Ibu, masih jelas terngiang suara bergetarmu ketika kau melepasku pergi untuk meraih mimpi-mimpiku

dcacd

Ibu, saat aku menimba ilmu di sekolah menengah, kau selalu bercerita padaki tentang sebuah kota di mana terdapat perguruan tinggi terbaik di negeri ini. Karena ceritamu itulah, diam-diam aku melukis mimpi-mimpi besar anganku untuk bisa belajar di tempat itu.

Kemudian, akhir-akhir ini aku menyadari bahwa itulah cara yang engkau tempuh untuk mengenalkanku tentang kehidupan selain rumah dan sekolah. Melalui itu, ada siratan pesan manis bahwa dunia itu bulat, luas, dan tak berbatas. Itu pulalah cara sederhanamu untuk memberikan kehidupan yang jauh lebih layak dari kehidupan yang pernah engkau jalani dulu.

Aku masih ingat persis, suaramu bergetar ketika melepasku pergi untuk meraih mimpi-mimpi di kota itu. Ku tahu, ada bilangan tangis yang sengaja kau tahan dan sembunyikan dari hadapan putri kecilmu ini. Waktu itu pun tibu, kita berpisah bersama datangnya kereta yang lantas membawaku pergi untuk sementara waktu.

 

Aku tahu Bu, kau selalu ingin menayakan kapan aku pulang. Tapi, kau selalu menahannya dan berkilah hanya ingin tahu bagaimana kabarku

Kau selalu ingin bertanya kaan aku pulang?

Saat percakapan nirkabel kita telah aktif, kau bahagia. Setidaknya, kedengarannya suaramu seperti sepucuk bunga yang tiba-tiba mekar. Tetapi, satu pertanyaan yang selalu kutunggu tak jua kau nyatakan

“Kapan pulang,  Nduk?”

Aku tahu Bu, kau sedang merindukan putri kecilmu ini, tetapi kau selalu memilih untuk tidak bertanya hal itu padaku. Kau enggan bertanya hal itu bukan berarti kau tak rindu padaku, tapi justru karena kau paham bahwa kepulanganku itu setara dengan kesiapanku untuk meninggalkan segala aktivitas kampusku demi pertemuan kita.

Sebenarnya kau ingin bertanya kapan aku pulang, tapi kau malah berpura-pura hanya ingin bertanya kabar tentangku. Semua itu semata-mata agar aku bisa fokus dengan studiku. Bunda, kau sungguh orang yang paling sabar di semesta ini. Kau bisa bertahan memendam rindu dan menunggu kepulanganku tanpa harus memintanya terlebih dahulu. Kau adalah orang yang paling setia menabung rindu untukku.

 

Mengenal betapa dalam cintamu, justru tiba ketika aku dewasa dan sudah tak lagi berteduh di bawah atap yang sama denganmu

Aku terlambat menyadari kasih sayangmu

Ibu, bukankah ketika kecil aku sangat menyebalkan? Bertanya ini dan itu lalu mengulangnya lagi dan lagi. Tanpa henti, aku juga terus meminta sesuatu yang membuat mulut dan pakaian belepotan. Tetapi, kau terus mendampingi dari dekat hingga kejauhan. Lalu kusimpulkan, bahwa sebagian besar kebersamaan kita diisi oleh kesabaranmu dalam menghadapiku yang selalu berulah.

Hidup jauh dari hangatnya kasih sayangmu membuatku sadar, bahwa kasihmu begitu dalam, Bu. Aku juga tahu, bahwa aku terlambat menerjemahkan besaran rasa cintamu, sehingga aku belum bisa sempurna dalam membalas segala kasih sayangmu itu. Akan tetapi Bu, aku tahu betul, kau pasti tak akan pernah mengungkit masalah itu. Katamu, cintamu padaku adalah cinta yang tak mengenal logika dan kalkullasi semacam itu.

 

Tahukah engkau, Bu? Ibu adalah bagian dari kemahabesaran Tuhan. Aku bersyukur pernah hidup dalam rahim seorang wanita yang paling hebat

Aku bersyukur pwnah hidup di dalam rahim wanita hebat

Ibu, kau tak pernah letih untuk menunggu kepulanganku. Sungguh, melaluimu aku merasakan sebagian karunia Tuhan yang luar biasa. Kurasa, aku mulai paham bahwa keberuntungan pertama dan terbesarku ialah memiliki ibu sepertimu. Terang saja aku tersanjung, Bu. Dari miliaran rahim wanita yang ada di bumi ini, aku sungguh bersyukur Tuhan memilihmu untuk jadi rumahku selama sembilan bulan.

Bu, seringkali terpikir olehku. Aku tak pernah benar-benar menjadi seseorang yang hebat, tetapi dalam setiap hal yang kulakukan dengan penuh suka cita, engkaulah satu-satunya sosok yang selalu berbangga hati dan mempertinggi tensi percaya diriku.  Meski kau tak mengucapkannya, aku selalu melihatnya di mimik wajahmu. Wajahmu selalu berbicara padaku:

“Sejak awal, kaulah yang terhebat, Nak! Sungguh, sampai kapanpun, kaulah anakku yang terhebat.”

  

Tunggu aku pulang, Bu. Aku pun sudah tak tahan ingin mencium hamparan surgaku di telapak kakimu

Tunggu aku, Bu. Aku akan segera pulang

Tahukah engkau, wahai Ibu? Aku di sini pun merindukanmu. Ingin rasanya ku sewa kereta ekspres agar aku bisa pulang dan tidur di sampingmu malam ini. Ingin rasanya, kubuka selimut yang menutup sepasang kaki tuamu itu dan kucium kedua telapakmu.

Samar-samar kulirik kakimu, ku lihat tumitmu yang telah kasar dan mengapal. Bu, sudah berapa tapak yang kau tempuh untuk menutupi segala kebutuhan sejak aku di kandung, dilahirkan, dan hingga sebesar ini? Berapa pula kau terjatuh untuk menguatkan dan menjagaku agar tetap dalam lintasan? Ternyata, Tuhan telah meletakkan surgaku pada telapak kaki yang sangat tepat, Bu.

Ibu, kau tak pernah lelah menanti kedatanganku di rumah. Maafkan anakmu ini jika belum bisa pulang sekarang. Percayalah, aku di sini sedang bergelut dengan realita demi masa depanku nanti. Di sini, aku sedang merajut mimpiku yang pernah kuungkapkan padamu. Tunggu aku ibuku sayang, secepatnya aku akan pulang dan tentunya dengan membawa kabar bahagia untukmu.

 

Original source:

http://www.hipwee.com/daripembaca/surat-untuk-ibu-yang-tak-pernah-lelah-menungguku-pulang/?utm_content=buffer7838e&utm_medium=social&utm_source=facebook.com&utm_campaign=buffer

Facebooktwittermail

Dengan 9 Konsep Ini, Foto Pascawedding Bersama Pasangan Halalmu Jadi Makin Romantis

|

 

Foto prewedding adalah salah satu agenda yang ditunggu-tunggu para pasangan yang akan melangsungkan pernikahan. Di tengah keribetanfitting kebaya dan mencari vendor manten yang paling pas, akhirnya ada juga agenda yang menyenangkan seperti foto-foto di depan kamera. Tapi, gak sedikit orang yang memutuskan menunda foto berdua bersama pasangannya sampai setelah pernikahan saja. Misalnya saja, karena alasan agama.

Foto pascawedding bisa dibikin dengan konsep yang lebih menarik dari prewedding, bukan hanya foto di atas pelaminan atau berdiri tegak berdua di studio foto saja. Apakah kamu sedang mencari inspirasi? Coba contek saja dari 8 konsep di bawah ini.

 

1. Konsep photogrid bukan hanya ekonomis, tapi juga bisa terlihat manis dan humoris.

Photogrid lucu

Mungkin kalian adalah sepasang pengatin baru yang punya selera humor tinggi. Agar foto pascaweddingmu lebih menjiwai, kamu bisa coba konsep photogrid yang humoris dengan berpura-pura menjadi tangan pasanganmu. Caranya mudah kok, peluklah pasanganmu dari belakang, lalu biarkan tangannya tersembunyi di belakang. Dan peragakanlah pose sesuai berdasarkan gender. Lalu kamu kemas hasil jepretan dalam bentuk potongan seperti pada gambar, Nah, dengan cara ini foto pascaweddingmu pasti akan menarik perhatian saat dipajang di rumah.

 

 

2. Tak perlu pusing mencari tema foto pascawedding, karena adegan film juga bisa menjadi inspirasi. Siap meniru romantisnya Louis Lane dan Clark Kent?

Foto pascawedding ala Superman

Untuk mendapatkan foto yang romantis itu gak harus pakai banyak properti kok. Bergaya saja ala Superman yang mendunia. Kamu pasti ingat ‘kan tokoh Clark Kent, sang pahlawan yang tinggal di pedesaan dan pasangannya? Sang Superman pun punya Louis Lane, wanita yang dicintainya.

Jika kamu ingin foto pascawedding yang menarik, gak ada salahnya kamu bergaya dengan pose yang sama, yaitu membopong pasanganmu dengan mesra. Agar lebih menjiwai cerita Superman, kamu bisa cari lokasi dengan gudang-gudang tumpukan jerami. Jangan lupa ambil saat sedang golden hour, ya.

 

 

3. Pose bersama pasangan di antara kerumunan bisa memberikan suasana dramatis yang berbeda.

Foto pascawedding di antara kerumunan orang

Sembari jalan-jalan dalam ajang bulan madu, foto pascawedding bisa kalian buat lho. Caranya adalah menjepret momen saat kalian ada di kerumunan. Kamu bisa manfaatkan suasana jalan kota yang padat, misalnya Jalan Malioboro. Lalu kamu ambil gambar menggunakan fokus tajam yang hanya tertuju pada kalian berdua. Meski tak hanya kalian berdua yang tertangkap lensa, konsep seperti ini justru terlihat lebih dramatis dan romantis.

Foto yang romantis itu tak melulu harus berduaan, kamu juga bisa membuatnya dengan berdiri di antara keramaian orang.

 

 

4. Berpose di atas roller coaster akan menunjukan bahwa naik turunnya hidup tak kan jadi halangan pernikahan kalian. Kalian berdua akan tetap berdampingan.

Foto pascawedding di tempat hiburan

Awal pernikahan boleh jadi membuatmu merasa tegang. Perbedaan dan permasalahan hidup akan menghadang menguji cinta kalian di masa depan. Maka, tetap berdampingan adalah hal yang wajib kalian lakukan. Agar kalian mengingat itu semua, maka gak ada salahnya kamu buat foto pascawedding yang membawa pesan itu semua.

Caranya adalah berpose berdua di atas wahana roller coaster. Lalu mintalah fotografer handal untuk merekam kebersamaan kalian. Kamu bisa bergaya dengan bahagia atau sembari bergandengan tangan. Agar tetap aman, pastikan kameramu sudah terikat di tangan dengan kencang ya. Lalu pasang hasil jepretan di pigura yang besar dan pajang di tembok rumah. Dengan konsep seperti ini, kalian pasti akan ingat bahwa naik-turunnya hidup tak akan membuat kalian saling meninggalkan.

 

 

5. Keberanian mengarungi rumah tangga akan bertambah saat kalian difoto berlari menghindari ombak yang menggulung.

Foto pascawedding di tepi pantai

Karena kalian sudah menjadi pasangan yang halal, tentu saja pilihan konsep foto pascawedding jadi lebih banyak. Tapi bukan berarti asal ya. Nah, agar fotomu tetap menarik, kamu bisa jatuhkan pilihan dengan konsep tepi pantai. Pilihlah spot pantai berpasir putih yang indah. Lalu berposelah dengan gaya yang bisa “bercerita” seperti berlari sembari bergandengan tangan.

Ibaratnya, kalian adalah pasangan yang siap mengarungi lautan kehidupan bersama. Dengan pose seperti ini, gak jarang keberanian kalian jadi makin meningkat. Cinta kalian pun akan tetap erat.

 

 

6. Dengan sedikit sentuhan efek multiple exposure, fotomu yang hanya di ruangan sederhana bisa terlihat lebih artistik.

Foto pascawedding dengan editan

Mungkin kamu tak sempat untuk sesi pemotretan pascawedding. Tenang, sekarang kamu bisa mengandalakan teknologi fotografi untuk mempercantik fotomu yang hanya di ruangan. Salah satu yang bisa kamu terapkan adalah efek multiple exposure. 

Kalian bisa berpose beberapa kali, lalu pilih dua fotomu yang paling menarik. Lalu gunakan jasa fotografer untuk menggabungkan fotomu dan gunakan warna yang agak buram agar fotomu terlihat lebih dramatis. Tak perlu banyak uang untuk biaya perjalanan, konsep ini bisa kamu terapkan hanya dengan sedikit sentuhan aplikasi komputer. Menarik ‘kan?

 

 

7. Foto pascawedding di atas ranjang juga bisa kamu lakukan, asalkan batasi dengan gaya yang elegan.

Foto pascawedding di kamar

Tak melulu harus foto di luar ruangan, sekarang kamu juga bisa foto di dalam kamar. Agar terlihat lebih sopan, cobalah bergaya dengan pose yang elegan. Misanya kamu bisa tidur dengan arah yang berlawanan, lalu jepret kebersamaan kalian dari atas. Jangan pula untuk ambil fokus gambar hanya pada bagian wajah.

Dengan foto kenangan seperti ini, rona wajah bahagia penganti baru akan terekam dengan baik. Nah, jika kamu mau memajangnya di tembok kamar, maka cinta kalian akan tetap muda meski pernikahan kalian sudah lama.

 

 

8. Pernikahan sudah digelar, bahtera rumah tangga kalian telah dijalankan. Jangan terburu-buru, pose dulu di atas perahu kayu.

Pose diatas perahu

Pernikahan itu artinya kamu punya bahtera sendiri yang harus di kemudi bersama pasangan. Falsafah itu bisa kamu terapkan untuk foto pascaweddingmu. Caranya, pertama-teman kamu cari lokasi sungai atau danau yang tenang. Lalu gunakan perahu perahu kayu yang dihiasi sedikit hiasan bunga. Dan bergayalah seolah-olah sedang mengemudi perahu. Jangan lupa pasang muka yang bahagia ya.

Nah, dengan foto pascawedding seperti ini, kalian akan selalu ingat janji untuk selalu setia di perahu yang sama. Semoga perjalanan bahtera kalian selalu dalam keadaan selamat.

 

 

9.  Sembari pergi bulan madu, foto pascawedding yang asyik bisa kamu buat dengan konsep traveling.

Konsep traveling untuk foto pascawedding

Setelah menikah, gak jarang para pasangan sepakat untuk melakukan perjalanan jauh untuk bulan madu. Nah, gak ada salahnya kamu memanfaatkan momen itu untuk foto pascaweddingmu. Kamu bisa bergaya di jalan raya atau lokas-lokasi wisata. Lalu gunakan properti ala traveling seperti peta, ransel, koper, atau kendaraan klasik. Lalu bergaya ala orang mau bepergian. Jangan lupa gandengan tangan ya. Foto pascawedding seperti ini pasti akan membuat masa bulanmu juga jadi lebih asyik.

 

Pernikahan adalah fase hidup yang tak boleh dilupakan begitu saja. Tak melulu hanya formal di atas pelaminan, kamu juga berhak untuk punya foto pascawedding yang menarik. Tanpa perlu bingung, 9 konsep ini bisa kamu terapkan bersama pasangan terkasih.

Semoga kalian tetap bahagia!

Facebooktwittermail

Aku Tak Lagi Mempedulikan Masa Lalumu, Sebab yang Aku Cinta Tetaplah Sosokmu

|

 

Bagai buku yang telah dibuka, kita memiliki halaman yang telah terbaca sebagai masa lalu dan halaman yang belum terjamah sebagai masa depan. Dan itulah yang menjadikan kita, para manusia, kaya. Karena hal itu juga, aku tak akan pernah mempermasalahkan masa lampaumu. Berkat adanya tumpukan rangkaian cerita yang kau dan aku punya, sekarang ini kita menjadi manusia yang begitu rupa.

Sayang, masihkah kau meragukan kelapangan hatiku? Agar kau semakin menaruh keyakinan, ijinkanlah aku menuangkan apa yang kurasakan di sini.

 

 

Keteledoran serta kealpaan yang pernah kau lakukan adalah bukti bahwa kau merupakan sebenar-benarnya manusia. Aku tak akan pernah pergi berjingkat meninggalkan.

aku tak akan pergi berjingkat meninggalkan

Sayang, sudah berapa lama kita menapaki bumi? Ah ya, aku dan kamu sudah hampir berusia seperempat abad lamanya. Sebagai seorang manusia tentulah kita sudah lumayan banyak makan asam garamnya dunia. Sungguh wajar adanya jika kita pernah ceroboh dan melakukan kebodohan, karena itulah bagian dari cerita sebagai anak manusia.

Aku juga sama sepertimu, aku pernah melakukan kebodohan-kebodohan kecil di masa lalu. Demi terpenuhinya gejolak darah muda yang begitu deras mengalir di pembuluh vena. Sungguh, tak ada yang perlu dirisaukan. Masa lalu adalah cerita yang sudah habis masa berlaku. Aku tak akan berjingkat meninggalkan hanya karena kesalahan yang dulu pernah kau torehkan.

Asal kau tahu, rasa sayangku tak mudah tergerus cerita lalu yang pernah kau alami.

 

 

Sebelum bertemu denganku, aku tahu kau juga pasti pernah merasakan cinta. Tak apa, toh itu semua bagian dari perjalanan menjadi manusia.

 

aku tahu itu memang bagian dari perjalanan menjadi manusia

Cerita cinta juga pasti pernah kau alami sebelum bersua denganku. Jalinan cerita cinta dengan banyak wanita pati pernah kau lakoni di masa dulu. Entah cerita singkat yang berusia mingguan maupun cerita yang melibatkan komitmen serius darimu dan bertahan hingga sekian tahun.

Sungguh, tak ada rasa cemburu yang melekat padaku. Toh, aku juga pernah mengalami rangkaian cerita cinta. Justru cerita yang pernah kita alami dulu sangat berjasa mendewasakan kita. Mengajarkanmu cara berkomitmen dengan wanita dan aku juga mendapat ilmu bagaimana menjalin komitmen dengan pria. Pun perjalanan hidup yang kau dan aku alami tentunya menjadi kian berwarna.

Bagiku, cerita yang dulu pernah kulalui tak memiliki makna lebih sekarang, hanya beberapa hal yang masih mengendap tertinggal untuk kujadikan pelajaran. Tentunya pelajaran yang akan sangat berguna sebagai modal untuk menjalin cerita denganmu. Tak akan kubiarkan diriku ini mengulangi lagi kesalahan yang pernah kulakukan di jalinan yang terdahulu.

Karena aku ingin jalinan kita tak hanya singgah sementara, namun menetap selamanya.

 

 

Deretan mantan kekasihmu justru membuatku merapal syukur. Mereka telah berjasa membuat sosokmu menjadi seperti sekarang.

Kamu membuat hidupku berwarna

Tak hanya kebodohan dan kecerobohan, aku paham dulu ada mereka yang mengisi hatimu. Mereka yang pernah menggenapimu, menjadi penggembira di tiap harimu, mereka yang pernah mengukir senyum di parasmu, pun mereka yang akhirnya meninggalkan lubang kosong di dalam rongga dadamu yang pulih sempurna sebelum aku menginjak masuk.

Tak apa sayang, sungguh aku menghargai kehadiran mereka terlebih dulu. Justru aku haruslah menghaturkan terimakasihku. Tanpa mereka tentulah tak akan kutemui sosokmu yang begitu mempesona seperti sekarang ini. Mereka hadir demi melakoni peranan mereka yang memang sudah dipetakan oleh Sang Sutradara. Mereka ada demi menempamu menjadi pribadi yang bisa memahami kaum hawa lebih dalam.

Dan tahukah kamu bahwa kini kutemukan sosokmu yang benar-benar lihai mengambil hatiku dan pandai menerka apa yang ada di lingkar kepalaku. Berkat kehadiran mereka yang sempat singgah, sekarang kau pun menjadi pribadi yang makin matang mengolah emosi serta pandai membawa diri.

 

 

Bukankah yang terpenting adalah masa depan kita? Sungguh, masa lalumu tak pernah berhasil menggerus rasa yang sekarang ada

masa lalumu tak pernah berhasil menggerus rasa yang kupunya

Masa lalu memang ada sebagai bagian dari hidup kita. Dia ada sebagai tumpukan kisah yang berjasa membentuk kita menjadi manusia. Tak ada yang patut disesali pun diungkit kembali. Sungguh, aku menghargai apa yang pernah kau lalui. Justru yang harus kita beri curahan perhatian adalah pada masa yang akan kita jelang. Supaya langkah berdua untuk tetap bersisian makin mantap pun impian yang kita petakan bisa segera tergenggam.

Tak perlu kau tengok ke belakang pada kisahku yang dulu telah usai jauh sebelum aku berjumpa denganmu. Aku pun tak ada minat untuk mencari tahu pada cerita lalu yang sempat kau lalui. Aku mencintai dirimu hari ini esok dan seterusnya.

Maukah sekali lagi kau mengucap janji, supaya kita tak lagi mengungkit cerita yang telah lalu?

 

Source:

http://www.hipwee.com/hubungan/aku-tak-lagi-mempedulikan-masa-lalumu-sebabi-yang-aku-cinta-tetaplah-sosokmu/

Facebooktwittermail
Next Page »