Menu

10 ATURAN DAN TRADISI PERNIKAHAN YANG BOLEH ANDA LANGGAR ATAU LUPAKAN

Perayaan pernikahan masa kini semakin menonjolkan kepribadian kedua mempelainya, tak melulu hanya mengikuti ketentuan standar yang telah digunakan sejak dulu. Pasangan pengantin modern juga lebih berani mencoba hal-hal baru, membuat sebuah gebrakan, atau mencoret tradisi dan aturan pernikahan yang mereka anggap tak perlu atau sudah kuno. Kami sangatlah setuju dengan hal ini, karena pasangan pengantin haruslah merasa bebas untuk membuat konsep acara yang out-of-the-box dan menyertakan hal-hal yang memang bermakna untuk mereka, dibandingkan mengikuti aturan-aturan berikut ini:

 

SANG PENGANTIN WANITA HARUS MEMAKAI BUSANA PUTIH DAN MENJADI SATU-SATUNYA ORANG YANG MEMAKAI WARNA INI

Jika putih bukanlah warna favorit Anda, maka tak perlu merasa harus mengikuti tren busana pernikahan yang didominasi warna ini. Kenakan busana dengan warna yang membuat Anda merasa cantik dan nyaman, baik itu warna pink muda, biru atau merah tua. Kini, ada banyak sekali opsi gaun pengantin dengan warna-warna yang lebih beragam. Selain itu, para tamu undangan juga kerap merasa diwajibkan untuk menghindari warna putih, agar tidak terkesan ingin menandingi si pengantin. Tapi sekarang, kami melihat semakin banyak deretan pengiring pengantin memakai warna yang senada dengan sang mempelai. Saat menentukan warna busana, pilihlah yang paling sesuai dengan kepribadian dan keinginan Anda, apakah Anda ingin mengenakan gaun pengantin warna hitam atau tampil seragam dalam warna putih dengan para bridesmaid Anda, buatlah keputusan yang paling membuat Anda bahagia.

PENGANTIN WANITA HARUS MEMAKAI SEPATU BERHAK TINGGI

Sepatu dengan hak tinggi atau high heels memang memberi kesan seksi dan membuat postur tubuh tampak indah, namun ada beberapa pengantin yang takut akan jatuh saat mengenakan sepatu tinggi atau merasa tidak nyaman bahkan sakit ketika harus memakainya seharian. Lagi-lagi kami akan menganjurkan Anda untuk mengutamakan kenyamanan, agar Anda dapat menikmati setiap momen di hari bahagia Anda dengan tenang. Jadi jika Anda merasa lebih baik memakai sepatu datar atau bahkan sneakers, maka lakukan saja!

ANDA HARUS TAMPIL JAUH BERBEDA DARI BIASANYA

Beberapa mempelai wanita modern, termasuk Duchess of Sussex yang baru, melanggar aturan yang mengharuskan mereka untuk tampil dengan riasan wajah dan tatanan rambut yang glamor di hari pernikahannya. Mereka justru lebih memilih untuk menonjolkan kecantikan alami mereka dengan riasan yang simpel. Jika Anda pun tidak menyukai tata rias yang dramatis dan berat, pilihlah gaya makeup yang akan mengaksentuasi fitur terbaik di wajah Anda. Jangan merasa harus terlihat jauh berbeda dari hari-hari biasanya atau mengubah wajah Anda dengan drastis sehingga menyerupai wajah orang lain. Kuncinya adalah cukup menjadi versi terbaik dari diri Anda.

ANDA HARUS BERTUBUH LANGSING ATAU KURUS DI HARI PERNIKAHAN

Bagi Anda para calon pengantin, janganlah merasa harus menurunkan banyak berat badan atau mengubah bentuk tubuh Anda sedemikian rupa menjelang hari pernikahan. Ingat bahwa hari pernikahan adalah saat di mana Anda harus merasa nyaman dengan diri Anda sendiri. Saat berkomitmen untuk mengikuti rutinitas olahraga atau perubahan pola makan sebelum hari H, fokuslah pada kesehatan Anda. Lakukan olahraga secara teratur untuk meningkatkan stamina atau mengencangkan beberapa bagian tubuh, tapi jangan terlalu berat atau melebihi batas kemampuan Anda. Konsumsi makanan dan minuman yang sehat dalam porsi yang lebih terkontrol, namun hindari diet ketat atau melewatkan jam makan. Anda tentu ingin terlihat bahagia, sehat, dan segar, bukan lelah, lemah, atau mengalami cedera.

ANDA HARUS MELAKUKAN SESI FOTO PREWEDDING YANG HEBOH

Foto prewedding dapat menguras anggaran pernikahan Anda, terlebih jika Anda merasa harus mengikuti tren foto pranikah di luar negeri, mengenakan busana mahal, atau memakai jasa perias wajah yang top. Untuk menghemat biaya, cukup lakukan sesi foto yang kasual dan santai. Misalnya, menyewa jasa fotografer untuk melakukan pemotretan di studio atau di rumah. Yang terpenting adalah kehangatan cinta di antara Anda dan pasangan yang diabadikan oleh kamera, bahkan dengan latar belakang yang paling sederhana sekalipun. Atau Anda justru merasa tidak perlu memiliki foto prewedding sama sekali? Hal itu juga tak jadi masalah!

PARA PENGIRING PENGANTIN ANDA HARUS TERLIHAT SERAGAM

Busana bridesmaid yang tak seragam sedang menjadi tren di dunia pernikahan masa kini, berbeda dengan aturan lama yang mengharuskan pengantin untuk mendandani para sahabat dalam busana berwarna, motif, dan pola yang sama. Memang sebaiknya pengiring pengantin Anda memiliki kebebasan untuk memilih tipe busana yang cocok dengan pribadi dan bentuk tubuh mereka. Tapi sebagai pengantin, Anda harus memastikan bahwa keseluruhan tampilan mereka tetap serasi dengan tema dan lokasi pernikahan Anda. Beri mereka aksesori yang senada, seperti gelang dengan inisial atau tas pesta, jika Anda ingin mereka memiliki kesamaan dalam tampilannya

KEDUA PENGANTIN HARUS BERFOTO DENGAN SEMUA ORANG

Terlebih untuk pengantin yang memiliki jumlah tamu yang banyak, berfoto dengan setiap orang tentu akan memakan banyak waktu dan tenaga. Foto-foto dengan para tamu dengan pose yang sama di atas pelaminan pun kemungkinan besar tidak akan menjadi foto yang Anda pajang di rumah kelak. Sebagai alternatif, Anda dapat meminta fotografer pernikahan Anda untuk menangkap momen-momen candid dari para tamu, saat mereka sedang berada di tengah keramaian, menari di lantai dansa, atau mengobrol seru dengan tamu lainnya. Dengan begitu, Anda akan memiliki variasi foto yang lebih bermakna, memorable, dan spontan dari para tamu yang hadir.

DEKORASI PERNIKAHAN HARUS BERUPA BUNGA-BUNGA

Sudah merupakan tradisi untuk menghias sebuah lokasi pernikahan dengan aneka bunga. Namun, untuk menghemat biaya atau memenuhi keinginan pengantin yang tidak terlalu menyukai aksen bunga, hal ini tidak menjadi keharusan. Banyak cara kreatif lain untuk menghiasi ruang pernikahan Anda, misalnya dengan pepohonan, daun-daun hijaun, kekayuan, atau elemen natural lain. Anda juga dapat memanfaatkan kertas, logam, lampu-lampu, atau bahkan membuat sebuah instalasi seni untuk mempercantik venue pernikahan Anda.

SANG PENGANTIN WANITA HARUS MELEMPAR BUKET BUNGANYA PADA PARA TEMAN YANG LAJANG

Salah satu bagian dari acara pernikahan yang selalu ada adalah momen di mana sang pengantin wanita mengumpulkan para teman lajangnya untuk menangkap buket pengantin yang ia lemparkan, dengan harapan yang mendapatkan bunga tersebut akan menikah setelahnya. Namun bagi sang teman lajang yang mungkin sudah melakukan hal ini di lebih dari 4 pesta pernikahan, hal ini menjadi tidak menyenangkan lagi. Bukan tak mungkin ia justru akan merasa malu atau sungkan. Tradisi ini dapat Anda lewatkan dan ganti dengan aktivitas lain. Contohnya, Anda dapat membagi buket pengantin tersebut menjadi beberapa bagian lalu membagikannya pada orang-orang penting dalam hidup Anda, seperti para sahabat, ibu, atau nenek. Ide lainnya, ajak para sahabat wanita untuk berdansa atau berikan buket pengantin Anda pada teman yang memang berencana untuk menikah setelah Anda.

PASANGAN PENGANTIN BARU HARUS PERGI BERBULAN MADU SETELAH ACARA PESTA PERNIKAHAN

Merencanakan pernikahan memang melelahkan, apalagi jika harus ditambah dengan agenda merencanakan bulan madu sekaligus. Jangan sampai Anda justru merasa stres dan tertekan. Setelah acara usai, biasanya Anda pun merasa lelah dan tak ingin langsung pergi menempuh perjalanan jauh. Maka, sah-sah saja jika Anda ingin istirahat sejenak, menikmati hari-hari pertama sebagai pasangan pengantin baru di rumah, dan merencanakan bulan madu saat Anda sudah siap. Anda dapat melakukan perjalanan singkat terlebih dahulu, seperti pergi ke kota terdekat atau menginap di hotel sekitar daerah Anda, sebelum melakukan perjalanan bulan madu yang jauh dan panjang. Dengan begitu Anda pun memiliki waktu untuk menabung lebih banyak, membuat rencana perjalanan yang lebih matang, dan benar-benar menikmati momen indah tersebut.

 

Source:https://www.bridestory.com/id/blog/10-aturan-dan-tradisi-pernikahan-yang-boleh-anda-langgar-atau-lupakan

 

 

 

Facebooktwittermail

About gaunjogja

No comments

Leave a comment

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>